5 Pria Tembaki Polisi Saat Razia Gabun

2START NEWS – TAPSEL – Lima pria bersenjata api, yang diduga kawanan pencuri kendaraan bermotor (curanmor,red), lepaskan tembakan ke arah polisi saat melakukan razia gabungan, Kamis (4/2). Dua pelaku berhasil dibekuk, satu diantaranya kena tembak di bagian perut. Tiga pelaku lainnya melarikan diri.

Kedua pelaku yakni Bakti Wonggono Putro (45) dan Fery Sugiarto (40) yang merupakan warga Kota Medan. Mereka ditangkap di Desa Sigama, Kecamatan Padang Bolak, setelah terlibat aksi kejar-kejaran dan kontak senjata dengan petugas sejak dari daerah Panompuan, Tapanuli Selatan.

Kapolres Tapsel AKBP Rony Samtana SIk MTCP melalui Kasat Reskrim Polres Tapsel AKP Jama K Purba mengatakan, untuk sementara kedua pelaku diduga merupakan komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor,red)  yang hendak beraksi.

Hal ini dapat dilihat dari sejumlah barang bukti yang ditemukan di dalam mobil tersangka yang sudah berhasil diamankan petugas. Setelah dilakukan penggeledahan, ditemukan sejumlah peralatan mesin dan kunci letter T beserta peralatan lainnya.

“Untuk sementara kami menduga tersangka adalah komplotan pelaku curanmor, melihat banyaknya kunci T dan peralatan mesin lainnya yang ditemukan di dalam mobi mereka,” ujarnya di Mapolsek Padang Bolak.

Katanya, pelaku yang menaiki mobil Suzuki Carry warna silver dengan nomor polisi BK 1650 tanpa seri, awalnya hendak distop petugas Satuan Lalulintas (Satlantas,red) Polres Tapsel dengan Denpom TNI Tapsel di daerah Panompuan, Tapsel. Namun mobil tersebut tidak berhenti dan mengeluarkan tembakan dari dalam mobil sambil melarikan diri ke arah Gunung Tua.

Lanjutnya, petugas yang melakukan pengejaran langsung menghubungi pihak Polsek Padang Bolak untuk melakukan pencegatan. Sesampainya di daerah Sigama, Kecamatan Padang Bolak, tersangka yang mendapat penghadangan dari petugas Polsek Padang Bolak mencoba memutar arah kembali ke Padangsidimpuan dan sempat terjadi tembak menembak antar petugas dan tersangka.

Menurut Kasat Reskrim AKP Jama K Purba, mobil pelaku akhirnya oleng dan terbalik sehingga petugas berhasil melumpuhkan keduanya.

Saat ditangkap, salah seorang pelaku atas nama Bakti sudah terluka akibat terkena tembakan di bagian perut kanan. Tersangka yang sudah dalam kondisi kritis, langsung dilarikan ke RSUD Paluta dan selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Adam Malik, Medan untuk dilakukan perawatan.

Tambahnya, tersangka disinyalir berjumlah 5 orang, yang tertangkap baru 2 orang, sedangkan 3 orang lainnya diduga turun dari mobil dan melarikan diri saat terjadi aksi kejar-kejaran dengan petugas. Saat ini petugas gabungan dari Polres Tapsel dan Polsek Padang Bolak sedang melakukan pengejaran terhadap tersangka.

Senada disampaikan Kasat Lantas Polres Tapsel AKP Sonny. Katanya,  saat aksi kejar-kejaran terus berlangsung, bahkan satu diantara pelaku melambaikan tangan dan memberikan acungan jempol kepada polisi yang mengejarnya.

Akhirnya, kenderaan yang digunakan pelaku kembali ke Jalinsum dan melaju ke arah Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak. Tepat di kawasan Hutan Nabundong, pelaku kembali menembaki petugas dan membuang beberapa karung yang berisi buah salak dengan tujuan untuk menghadang laju kenderaan petugas.

Hal yang sama dikatakan Kanit Lantas Polsek Padang Bolak Ipda Harun Manurung SH. Ketika  kontak senjata terjadi, ia mengimbau kepada warga setempat untuk tidak mendekati tempat kejadian peristiwa (TKP) karena polisi khawatir aksi tembak menembak akan memakan korban dari warga akibat peluru nyasar dari para pelaku.

Pantauan Metro Tabagsel saat berada di Mapolsek Padang Bolak, Satreskrim Polres Tapsel pun mengumpulkan dan memeriksa kenderaan yang digunakan pelaku.

Dari dalam mobil tersangka petugas menemukan sejumlah barang bukti antara lain, satu pucuk  senjata replika mirip revolver, tiga butir peluru FN kaliber 9 mm, tiga set kunci (L), satu buah sangkur M-16, tiga buah handphone, satu pasang jas hujan loreng dan satu celana loreng mirip milik TNI, delapan STNK, satu buah baret mirip milik Brimob, satu buah linggis, tiga buah kunci R2 dan beberapa jenis kunci lainnya.

Usai melakukan pemeriksaan, Satreskrim Polres Tapsel membawa satu pelaku atasnama Feri Sugiharto dan seluruh barang bukti ke Mapolres Tapsel untuk melakukan pengembangan.

Sumber : Metro Tabagsel

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...