6 Kali Pertemuan dalam Satu Bulan Lebih, Bimtek Kades Diduga Sengaja Diburu Kegiatannya

Panyabungan.StArtNews- Kegiatan Bimbingan Teknis atau Bimtek Kepala Desa dan Sekretaris Desa yang berlangsung di Kota Medan sejak tanggal 10 sampai hari ini 13 Oktober diduga sengaja diburu kegiatannya oleh Lembaga Penyelenggaran untuk menghilangkan Isu Dana Bintek yang sedang santer dibicarakan berbagai kalangan di Mandailing Natal.

Bayangkan, dalam kegiatan Bimbingan Teknis yang dilaksanakan oleh Lembaga Kajian dan Pelatihan Managemen Indonesia yang pesertanya adalah Kepala Kepala Desa dari Mandailing Natal berlangsung dari tanggal 10 oktober dan berakhir hari ini 13 oktober bertempat di sebuah hotel Megah di Jalan SM.Raja No.18 Medan.

Selain Lembaga Kajian Dan Pelatihan Managemen Indonesia sebagai pelaksana kegiatan, di hari yang bersamaan Lembaga Bina Mitra Mandiri Indonesia juga sedang melaksanakan kegiatan yang sama di hotel yang berbeda yang pesertanya juga Kepala Kepala Desa dari Mandailing Natal. Kegiatan bimtek yang dilaksanakan oleh Lembaga ini sendiri berlangsung dari tanggal 12 sampai 13 Oktober hari ini disebuah Hotel Berbintang di Kota Medan jalan SM.Raja No 113 Medan.

Dekatnya waktu kegiatan dua lembaga yang dipercayai sebagai pelaksana kegiatan Bimtek Kepala Desa ini memunculkan kecurigaan sejumlah pemerhati Mandailing Natal.

Kecurigaan itu muncul Julfian Harahap sekretaris Anak Muda Indonesia. Menduga kuat pihak penyelenggara Bimtek Kades sengaja mempercepat kegiatan Bimtek.

Bayangkan kata Julfian Harahap. Hanya kurun waktu satu bulan, kegiatan Bimtek 6 kali pertemuan diselesaikan oleh para Kepala Desa. Padahal pengalokasian Anggaran tersebut berjalan 1 tahun Anggaran.

Diburunya kegiatan Bimtek Kepala Desa diduga memang disengaja agar menghilangkan isu karena memang saat ini, dana Bimtek sedang hangat hangatnya dibicarakan berbagai kalangan baik masyarakat desa sampai kepada LSM dan Organisasi Organisasi penggiat anti Korupsi.

Julfian Harahap berharap kepada seluruh organisasi Penggiat Anti Korupsi dan LSM di Mandailing Natal mempertanyakan kegiatan Bimtek Kepala Desa karena dinilai menjadi proyek orang tertentu yang mengorbankan Dana Desa. Dinas PMD Mandailing Natal kata Julfian diduga menjadi Agen kegiatan Bimtek tersebut .

Reporter : Hanapi lubis  

Editor : Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...