Ada Dugaan Bau Korupsi di Bantuan Kacang Kedelai Dinas Pertanian Madina Tahun 2017

Medan, StArtNews- Alokasi Anggaran Tahun 2017 di Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal dengan kode Bantuan Bibit Kacang Kedelai seluas 2000 hektare diduga berbau korupsi. Hal ini dikatakan Ketua Anak Muda Indonesia melalui Sekjennya Julfian Harahap pada StArtNews di Medan Rabu 04/04.

Julfian Harahap menjelaskan, sesuai dengan hasil investigasi timnya, bantuan bibit kacang kedelai yang bersumber dana dari APBN tersebut luasnya 2000 hektar, namun dari data yang diperoleh, pihak Dinas Pertanian diduga hanya merealisasikannya seluas 440 hektar saja, sisanya 1560 hektare tidak diketahui berlokasi di mana.

Parahnya kata Sekjen Anak Muda Indonesia itu, bibit bantuan kacang kedelai dari Dinas Pertanian Mandailing Natal dinilai tidak sesuai standar pengadaan. Sesuai dengan hasil konfirmasi dan investigasi tim Anak Muda Indonesia di lapangan, setiap kelompok mendapat bantuanRp.1,500.000.- dengan total anggaran diperkirakan mencapai 3 miliar lebih.

Bau dugaan korupsi pengadaan bantuan kacang kedelai ini sudah jelas tercium, untuk itu, penegak hukum harus ambil sikap. Sudah seharusnya Kadis Pertanian Mandailing Natal Ir. Taupik Ritonga diperiksa aparat penegak hukum karena banyaknya indikasi dugaan korupsi tidak hanya bantuan kacang kedelai saja papar Julfian Harahap.

“Saya pikir Dinas Pertanian Mandailing Natal terkesan sudah menyia-nyiakan kepercayaan pusat terhadap daerah terkait bantuan kacang kedelai bagi petani, karena jelas, bantuan tersebut tidak mengarah, bahkan tak terexpose oleh media, “ujar Sekjen Anak Muda Indinesia.

Julfian harahap juga menduga Sistem pengawasannya monitoring juga lemah sehingga proses penyalurannya sesuka seka hati saja tanpa ada mekanisme. Akibatnya negara diduga rugi Miliaran Rupiah dari proyek tersebut bahkan terkesan hanya menguntungkan sejumlah oknum saja.

Terhadap temuan AMI sumut tersebut, Julfian Harahap mengaku dalam janga dekat akan melaporkan dugaan korupsi bantuan kacang kedelai tahun 2017 Dinas Pertanian Mandailing Natal ini ke penegak hukum.

Reporter : Sakban Azhari Lubis

Editor : Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...