Ada yang Istimewa di Kampung Alquran, Apa Itu?

START NEWS – Anda pernah mendengar nama Kampung Alquran? Kalau belum, silahkan berkunjung ke Desa Lumbandolok, Kecamatan Siabu, Kabupaten Madina. Mengapa? karena desa ini diberi gelar Kampung Alquran.

Sebutan itu sudah melekat selama satu tahun. Pemberian nama ini diresmikan oleh Pemerintah Kabupaten Madina sesaat sebelum pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten Madina tahun 2015 yang lalu dan berlangsung di halaman Masjid Al-Muttaqin di desa tersebut.

Mesjid Al muttaqin desa lumban doloktal

Bagaimana kondisi masyarakat di Kampung Alquran? Ketika mengunjungi Desa Lumbandolok Kamis siang, di pintu masuk atau gapura langsung disambut tembok bertuliskan Selamat Datang di Kampung Alquran. Begitu juga di Simpang Tonga atau jalan keliling yang berada di tengah desa itu ada gapura dengan tulisan yang sama.

Untuk mengitari Desa Lumbandolok ini butuh waktu berjam-jam, karena termasuk desa padat penduduk di Kecamatan Siabu. Lebih dua ribuan rumah tangga di desa itu, rumah penduduk berjejer rapi dan terlihat di pinggir jalan keliling.

Bayangkan saja, dari jalan lintas (jalan negara) ini ke dalam, ada sekitar satu kilometer hingga ke rumah penduduk yang terakhir, sementara jalan keliling di desa itu ada berjumlah enam.

Jika kita masuk ke dalam atau persisnya di tengah desa itu, mata pasti takjub melihat kemegahan Masjid Raya Almuttaqin. Masjid yang mempunyai halaman luas dan tempat parkir kendaraan itu menjadi pusat kegiatan beribadah.

Bukan hanya ibadah shalat, masjid yang berukuran cukup luas dan berlantai dua itu dijadikan sebagai pusat proses belajar mengajar ilmu agama, khususnya mempelajari Alquran bagi kalangan pelajar.

Ternyata, ini salah satu ikon kenapa Desa Lumbandolok digelar sebagai Kampung Alquran yang tujuannya adalah menjadikan Desa Lumbandolok jadi percontohan desa lain dalam melestarikan pengajian Alquran.

Sumber : Metro Tabagsel

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...