Ali Mutiara : Kejatisu Harus Audit Dana Pemeliharaan Jalan Provinsi di Mandailing Natal

Ir. Alimutiara Rangkuti. MM

Ir. Alimutiara Rangkuti. MM

Panyabungan.StArtNews-Longsor yang kerap menimbun badan jalan menuju Pantai Barat Mandailing Natal membuat sejumlah pemerhati mengkritisi PU Bina Marga Cabang Kota Nopan yang dianggap tidak peka terhadap persoalan longsor yang kerap terjadi di Jalan Provinsi menuju Pantai Barat Mandailing Natal. Seperti diketahui, tiga minggu terakhir, longsor yang menimbun badan jalan Provinsi tersebut hampir setiap harinya terjadi, perbukitan yang berada di sepanjang jalan Provinsi mulai dari Kecamatan  Panyabungan Selatan sampai pada Kecamatan Lingga Bayu adalah penyebabnya, ketika musim hujan, perbukitan tersebut kerap longsor dan menimbun badan jalan raya, sehingga tak jarang, warga pengguna jalan terjebak kemacetan karena alat berat milik PU Bina Marga Kota Topan jarang standby di lokasi.

Alimutiara Rangkuti, salah seorang pemerhati Mandailing Natal mengatakan, seharusnya Dinas PU Bina Marga Cabang Kota Nopan membuat terobosan baru bagaimana caranya longsor yang berasal dari perbukitan di pinggir jalan tidak menimbun badan jalan, persoalan longsor ini kata Ali mutiara terjadi sudah menahun, namun tak kunjung ada ide atau program yang bagus oleh Dinas Bina Marga Propinsi untuk mengakhiri persolan longsor ini, yang ada justru Pemerintah Daerah Mandailing Natal selalu repot dibuatnya.

Ali Mutiara menilai, persoalan longsor ini seharusnya dapat teratasi ketika Dinas PU Bina Marga Provinsi cabang Kota Nopan memprogramkan pelebaran jalan yang maksimal dengan dibarengi pembangunan drainase agar daya serap air maksimal ketika musim hujan, pengikisan tebing dengan posisi kemiringan dan sistem tangga juga seharusnya menjadi program kerja mengatasi longsor, sehingga ketika tebing longsor, material tanah tidak langsung menimbun badan jalan.

Selama ini kata Ali Mutiara, 10 milyar dana pemerliharaan jalan provinsi di Mandailing Natal  digelontorkan Pemerintah Provinsi setiap tahunnya, namun dana tersebut tak kunjung mampu menyelesaikan persoalan longsor yang menimbun badan jalan di wilayah ini, padahal, ketika dana itu maksimal digunakan, Ali Mutiara yakin persoalan longsor akan teratasi.

Ali Mutiara menduga justru, PU Bina Marga Provinsi Cabang Kota Nopan tidak becus dan bahkan diduga ada penyalahgunaan Anggaran Pemeliharaan jalan  oleh PU Bina Marga. Ali Mutiara berharap Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara melakukan Audit  terhadap  anggaran Pemeliharaan Jalan tersebut, karena jelas sudah bertahun-tahun, persoalan longsor yang menimbun badan jalan menuju Pantai Barat Mandailing Natal yang masih di bawah naungan Provinsi Sumatera Utara tersebut tak kunjung teratasi padahal sudah menahun. Dia juga menduga bahwa, pihak Bina Marga provinsi Cabang Kota Nopan sengaja membiarkan persoalan ini agar alokasi anggaran terus digelontorkan untuk dana Rutin.

Persoalan longsor yang kerap menimbun badan jalan menuju pantai Barat Mandailing Natal tersebut memang sudah menjadi sorotan publik di Mandailing Natal, pasalnya, sudah bertahun-tahun tak kunjung ada solusi mengatasi tebing yang berada di pinggir jalan yang kerap longsor dan menimbun badan jalan, tak ayal, gara-gara longsor tersebut, perjalanan pengguna jalan pun terhambat akibat jalan tidak bisa dilewati, bahkan 7 Kecamatan di Wilayah Pantai Barat Mandailing Natal kerap terisolir akibat bencana longsor menimbun badan jalan.

Reporter : Hanapi Lubis

Editor : Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...