AMPR Nilai Disidik Madina Diduga Sarat Korupsi Kolusi Nepotisme

Panyabungan.StArtNewsPuluhan mahasiswa mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat Madina menilai Dinas pendidikan sarat dugaan KKN.

Hal itu disampaikan mereka pada saat unjuk rasa ke kantor Bupati, Senin (16/1) dengan pengawalan ketat SAT POL PP.

Dalam pernyataan sikap dibacakan koordinator aksi Mahfus Rosadi Lubis sesuai visi misi Bupati Madina bebas dari korupsi. Namun bertolak belakang dengan Dinas pendidikan menilai banyaknya dugaan korupsi dilakukan oknum pejabat pada dinas itu.

Aliansi ini menyampaikan 6 poin dugaan korupsi antara lain dugaan pungli kenaikan pangkat guru – guru dikutip Rp.200 – Rp.400 ribu.

Dugaan fee proyek 10% dari tahun 2015 / 2016 sebesar Rp 40 miliar dugaan korupsi Rp.13 miliar. Pengangkatan TKS mulai Rp.15 juta hingga Rp.25 juta sebanyak 500 orang total Rp.5 miliar. Dugaan manipulasi pelaksanaan DAK.

Plt Kadisdik diduga memperkaya diri dibuktikan bertambahnya aset pribadi berbentuk rumah mewah di Medan Johor. Dugaan diskriminasi bantuan beasiswa berprestasi.

Karena itu mereka minta Bupati mencopot Plt. Kadisdik Madina, minta Kapolres / Kejari menangkap dan mengadili Kadisdik bersama kolega-koleganya, minta BPK RI mengaudit kekayaan Plt. Kadisdik Madina beserta stafnya.
Pada kesempatan itu menjawab tuntutan Sekretaris Disdik M Yasir Nasution dihadapan demonstran mengatakan menampung aspirasi dan akan menyampaikan kepada pimpinan. Akhirnya pendemo membubarkan diri.

Reporter : ZRay

Editor : Hendra Ray

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...