Anggota Dewan Tidak Kuorum, Paripurna P-APBD T.A.2017 Delay Nyaris 4 Jam

 

Panyabungan,StArtNewsDewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mandailing Natal (Kab.Madina) menggelar Rapat Paripurna tentang Pembahasan Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran (T.A) 2017, Jum’at (20/10) di ruang sidang Paripurna Komplek Perkantoran Pemkab Madina Puncak Payaloting desa Parbangunan Aek Godang Panyabungan, tidak berjalan mulus. Pasalnya sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan hasil Badan Musyawarah (Bamus) dengan nomor: 130/30/KPTS/DPRD/2017 tertanggal 18 Oktober 2017 ditandatangani Wakil Ketua Dewan Ir. Zubeir Lubis bahwa jadwal Paripurna dimulai pukul 14.00 WIB, namun hingga pukul 16.30 anggota Dewan belum pada hadir kendatipun Wakil Bupati H. M. Ja’far Suheri Nasution beserta Plt. Sekda, para Asisten dan SKPD serta para staf sudah menunggu lama di ruang sidang Paripurna.

Pukul 16.45 WIB, Ketua Dewan Hj. Leli Artati,S.Ag dari Fraksi Hanura didampingi dua Wakil Ketua Ir. Zubeir Lubis (Fraksi PKB) dan H. Harminsyah Batubara (Fraksi Demokrat) membuka sidang Paripurna dengan menyampaikan bahwa sidang diskor selama 30 menit karena anggota dewan baru hadir sejumlah 24 orang, yang berarti belum memenuhi kourum untuk sidang Paripurna P-APBD T.A 2017. (Untuk kourum harus ada 27 orang dari 40 anggota dewan yang hadir). Baru sekitar pukul 17.50 WIB sidang kembali dibuka Ketua Dewan Hj. Leli Artaty,S.Ag didampingi dua wakil ketua yang berarti Paripurna pembahasan P-APBD TA 2017 delay (molor) hampir 4 Jam.

Sementara itu wakil Bupati H. M. Ja’far Sukhairi Nasution menyampaikan penghargaan dan terimakasih kepada semua komponen masyarakat Kab. Madina yang telah menjaga dan memelihara serta berpartisipasi aktif dalam menjaga stabilitas pembangunan, ditengah begitu dinamisnya perkembangan sosial, ekonomi, politik dan budaya, sehingga pembangunan daerah dapat berjalan dengan aman dan lancar sesuai dengan harapan kita bersama. Kondisi ini tentu saja harus kita syukuri dan pertahankan serta perlu terus ditingkatkan. Saya sungguh menaruh perhatian, harapan dan keyakinan yang tinggi, apabila  sikap tersebut mampu kita aplikasikan dengan sebaik-baiknya, Insya Allah semua program pembangunan daerah akan bisa terlaksana dengan baik serta daerah Kab. Madina bisa maju di masa mendatang.

Selanjutnya Wakil Bupati menyampaikan bahwa rancangan P-APBD ini disusun dalam semangat untuk mensukseskan Visi dan Misi Pemerintah Kab. Madina yaitu,” Madina yang berkedaulatan pangan, mandiri ekonomi, sehat, cerdas, didukung sarana prasarana, infrastruktur yang kuat, masyarakat religius dan berbudaya serta berkelanjutan”. R-APBD ini disusun berdasarkan nota kesepakatan kebijakan umum P-APBD dan prioritas plafon P-APBD TA 2017 yang telah disepakati bersama oleh Bupati Madina bersama dengan pimpinan DPRD Kab. Madina. Rancangan P-APBD ini juga disusun berpedoman kepada dokumen perencanaan pembangunan Kab. Madina yaitu Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah(RPJM) Kab.Madina.

Ditambahkan Wakil Bupati, untuk kelanjutan pembangunan daerah kedepan sebagaimana harapan kita bersama, maka P-APBD TA 2017 ini lebih diarahkan pada kebutuhan berdasarkan skala prioritas, dengan menganut prinsip optimalisasi, efisiensi, efektifitas dan transparansi dalam pengelolaan anggaran. Alasan dilakukannya P-APBD adalah apabila terjadi hal: Perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi KUA, Keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran antar unit organisasi, antar kegiatan dan antar jenis belanja. Kaedaan yang menyebabkan saldo anggaran lebih tahun sebelumnya harus digunakan dalam tahun berjalan. Keadaan darurat serta Keadaan luar biasa. Dan P-APBD hanya dapat dilakukan satu kali dalam satu tahun anggaran, kecuali dalam keadaan luar biasa, tandas Wakil Bupati yang juga mantan Wakil Ketua DPRD Madina dari Fraksi PKB.

Reporter : R Ray

Editor : Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...