Banjir Bandang Ancam Desa Bulu Soma, Warga Mulai Mengungsi

banjir-bandang-ancam-desa-bulu-soma-warga-mulai-mengungsi

Panyabungan.StArtNews-Banjir Bandang mengancam Desa Bulu Soma di Kecamatan Batang Natal, Mandailing Natal, Sungai Aek Hatupangan yang  berada 100 meter dari pemukiman warga meluap. Luapan sungai bercampur lumpur dan potongan kayu mengancam kehidupan masyarakat desa.

Warga yang ketakutan melihat kondisi air pun, lebih memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Zulkarnain salah seorang warga Desa Bulu Soma pada StArtNews mengatakan, kondisi warga utamanya kaum perempuan dan anak anak sudah mulai diungsikan ke tempat yang lebih aman, sementara kaum laki laki berupaya memindahkan barang-barang warga yang rumahnya tepat berada tidak jauh dari sungai Hatupangan.

Dijelaskannya, bahwa sungai hatupangan Jumat pagi tiba-tiba meluap, luapan sungai bercampur lumpur menimbun badan jalan raya. Warga khawatir, luapan sungai bercampur lumpur dan potongan kayu semakin membesar dan bisa-bisa akan sampai pada Pemukiman penduduk yang jaraknya hanya sekitar 100 meter dari lokasi banjir.

Sementara itu, Sulpardi, Kabid Kesiap Siagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah mengatakan, sampai saat ini, jalan menuju 7 Kecamatan yang ada di Wilayah Pantai Barat Madina masih belum bisa dilewati akibat Material Lumpur dari Banjir Bandang Aek Hatupangan menimbun Badan Jalan.

Sejauh ini kata Sulpardi, warga desa Bulu Soma yang berada 100 meter dari lokasi sungai yang saat ini menunjukkan aktivitas tidak bersahabat sudah diungsikan ke lokasi yang lebih tinggi, karena memang, lokasi desa Bulu Soma berada di bawah Sungai Aek Hatupangan. Diungsikannya warga untuk mengantisipasi kejadian tak terduga ketika banjir bandang semakin membesar.

Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah sendiri sudah di lokasi membantu membersihkan material lumpur yang menimbun badan jalan agar akses jalan bisa dilewati. Kondisi hujan deras yang mengguyur wilayah ini menjadi faktor terjadinya banjir bandang, tegas Zulpardi.

Aek Hatupangan memang pada 3 tahun lewat perjah juga mengamuk, bahkan 3 orang warga yang sesang beraktivitas di sekitar sungai menjadi korban akibat ganasnya sungai saat itu. Kondisi ini lah yang membuat warga trauma dan mengambil langkah untuk mengungsi karena memang saat kejadian 3 tahun lalu, luapan sungai juga sampai pada pemukiman
Penduduk.

Informasi terkini yang diperoleh tidak hanya ancaman banjir melanda Desa Bulu Soma, longsor juga terjadi di lokasi berbeda. Tepatnya di aek milas Desa Sitinjak. Longsor berasal dari perbukitan yang berada di pinggir jalan. Kondisi tanah yang labil akibat diguyur hujan membuat tanah perbukitan longsor dan menimbun badan jalan, kendaraan dipastikan tisak bisa lewat. Sejumlah tim penolong dari Polres dan BPBD yang hendak menuju lokasi desa Bulu Soma pun terjebak.

Reporter : Hanapi Lubis

Editor : Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...