Banjir Surut, Warga Bersih-Bersih

Warga korban banjir bersihkan rumahnya dari lumpur pasca banjir.

Panyabungan.StArtNews- Banjir yang sempat merendam belasan rumah di Kayu Jati Kecamatan Panyabungan pada sabtu malam, sudah surut, warga yang berada di pinggiran Sungai Aek Mata pun mulai bersih-bersih, air yang bercampur lumpur yang merendam pemukiman warga akibat luapan Sungai Aek Mata pada Sabtu itu pun membuat warga kerepotan membersihkan material lumpur. Dengan alat seadanya, warga membersihkan rumah mereka.

Banjir yang melanda kawasan kelurahan Kayu Jati ini terjadi saat hujan mengguyur wilayah Panyabungan sejak Sabtu siang hingga malam hari, Sungai Aek Mata tidak mampu menampung debit air hujan sehingga air sungai meluap ke pemukiman warga yang berada tepat di pinggiran sungai.

Warga pun sempat mengungsi ke Masjid dan sekolah yang tidak jauh dari lokasi banjir.

Kondisi ini memang terjadi setiap musim penghujan tiba, namun belum ada langkah strategis dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Mandailing Natal dalam mengantisipasi banjir ini.

Riady salah seorang warga yang rumahnya ikut terendam banjir mengaku, masyarakat sudah kerap mengeluhkan ini pada Pemerintah dan DPRD, terutama pembangunan dek di sepanjang Sungai Aek Mata khususnya di wilayah pemukiman warga, namun hal ini tak kunjung terealisasi, padahal kerap di depan mata ketika hujan tiba, daerah Kayu Jati selalu menjadi langganan banjir.

Warga berharap, Pemerintah tidak menganaktirikan mereka, apabila Dek tidak segera di Bangun oleh Pemerintah, dikhawatirkan, daerah mereka akan menjadi langganan banjir, apalagi saat ini intensitas hujan sangat tinggi dan tidak terprediksi.

Wakil Bupati Mandailing Natal H. M. Jakfar Sukhairi Nasution pada Sabtu malam saat berkunjung ke lokasi banjir mengatakan, pemerintah akan merancang pembuatan dek penahan di sepanjang Sungai Aek Mata, utamanya di wilayah pemukiman warga yang dekat dengan Sungai Aek Mata.

Dinas ke PU dan BPBD akan terus berkoordinasi untuk merancang dan mengajukan pengalokasian anggarannya, tegas Wakil Bupati.

Selain desa kayu jati, Banjir juga melanda Desa Gunung Manaon dan Adian Jior serta Manyabar. Banjir di daerah ini juga akibat luapan Sungai Aek Mata dan Aek Kitang. Namun kondisinya sehari setelah banjir sudah surut.

Namun warga Gunung Manaon merugi akibat banjir ini, sejumlah kolam ikan warga ikut terbawa arus air, akhirnya hasil kolam yang seharusnya sudah dapat dipanen pada pekan ini gagal total. Kerugian pun ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Kondisi cuaca yang belum menentu di wilayah Mandailing Natal tentu masih menjadi ancaman bagi warga khususnya daerah yang kerap dilanda banjir asal musim penghujan tiba. Pemerintah pun tentunya harus bersikap dan tanggap pada warga mengantisipasi musibah musiman ini, warga pun agar  tetap Waspada sehingga ketika banjir tiba warga dapat segera melakukan langkah antisipasi dini.

Reporter : Hanapi Lubis

Editor : Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...