Bupati Uraikan Gambaran Umum P-APBD T.A.2017

Panyabungan,StArtNews- Wakil Bupati Kabupaten Mandailing Natal (Kab. Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution di depan para Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) lewat sidang Paripurna seputar pembahasan Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran (T.A) 2017 pada Jum’at (20/10) di ruang sidang Paripurna DPRD Madina Komplek Perkantoran Pemkab Madina Puncak Payaloting desa Parbangunan Aek Godang Panyabungan, menguraikan secara ringkas gambaran umum P-APBD T.A 2017. Gambaran ini difokuskan pada tiga pembagian yakni dari pendapatan, jumlah belanja dan pembiayaan.
Dapat digambarkan bahwa rencana pendapatan pada Rancangan Perubahan APBD Madina T.A 2017 ini berjumlah Rp 1.580.192.019.922,ini mengalami pertambahan sebesar Rp 87.372.647.357, atau bertambah sebesar 5,85%. Rencana pendapatan ini terdiri dari target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 174.499.369.563, ditambah dana perimbangan sebesar Rp 1.075.214.640.000, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 330.478.010.359.Sementara dari perimbangan terdiri dari dana bagi hasil pajak/ bagi hasil bukan pajak,tidak mengalami perubahan dengan kata lain tetap sebesar Rp 36.019.328.000.
Kemudian Dana Alokasi Umum(DAU) berkurang sebesar Rp 10.989.693.000, dimana dana DAU semula ada sejumlah Rp 788.477.434.000, menjadi Rp 777.487.741.000. Sementara itu Dana Alokasi Khusus (DAK) tidak berobah alias tetap sebesar Rp 261.707.571.000.Untuk lain lain pendapatan daerah yang sah ini mengalami pertambahan sebesar Rp 23.974.740.357, dimana semula berjumlah Rp 306.503.270.002, menjadi Rp 330.478.010.359,yang merupakan kontribusi dari belanja bagi hasil pajak Pemerintah Provinsi dan mengalami pertambahan sebesar Rp 95.626.404.487. Belanja daerah tersebut terdiri dari belanja tidak langsung dan belanja langsung.
Wakil Bupati juga memaparkan bahwa belanja tidak langsung mengalami penambahan yang sangat besar pada pos bantuan keuangan desa sebesar Rp 55.649.676.200.Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang Undang (UU) nomor 6 tahun 2014 tentang desa,sebagaimana telah diubah dengan PP nomor 47 tahun 2015, Pemerintah Kabupaten/Kota diwajibkan untuk menganggarkan Alokasi Dana Desa (ADD) paling sedikit 10% dari Dana Alokasi Umum (DAU) ditambah Dana Bagi Hasil (DBH) yang dianggarkan dalam APBD.
Demikian juga dengan dana belanja langsung juga mengalami pertambahan sebesar Rp 85.867.763.827, dari dana semula yakni sebesar Rp 581.084.736.130, menjadi Rp 666.952.499.957. Besaran penambahan belanja langsung ini terdiri dari belanja Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sejumlah Rp 69.837.600.000 dan penambahan belanja pelayanan kesehatan sumber dana BPJS sebesar Rp 9.550.000.000.
Sementara itu pembiayaan daerah terdiri dari penerimaan pembiayaan dan pengeluaran pembiayaan, dimana penerimaan pembiayaan semula direncanakan sebesar Rp 71.000.000.000 mengalami pertambahan sebesar Rp 8.253.757.130 sehingga menjadi Rp 79.253.757.130. Sedangkan pengeluaran pembiayaan tidak mengalami perubahan alias tetap sebesar Rp 0,-.
Sebagai kesimpulan dari struktur rancangan P-APBD T.A 2017 ini bisa digambarkan sebagai berikut; Jumlah Pendapatan Rp 1.580.192.019.922, sementara Jumlah Belanja Rp 1.659.445.777.052. Sedangkan pembiayaan Rp 79.253.757.130. Berdasarkan data ini dapat kita lihat bahwa Rancangan P-APBD kita berada pada posisi devisit. Struktur Rancangan P-APBD yang devisit ini merupakan salah satu konsekwensi dari adanya Silpa tahun anggaran sebelumnya, artinya defisit anggaran kita ditutupi oleh penerimaan pembiayaan.
Akhirnya saya mengajak Pimpinan beserta anggota dewan yang terhormat,para kepala SKPD,seluruh hadirin untuk sama sama meningkatkan kualitas pengelolaan APBD kita,mempertajam fokus dan prioritas alokasi belanja kita menuju kemaslahatan masyarakat Kab.Madina yang kita cintai.Kita semua berharap agar pembahasan rancangan P-APBD T.A 2017 ini dapat berjalan dengan lancar dan dilandasi dengan semangat untuk bersama sama mewujudkan kesejahteraan rakyat, pungkas Wakil Bupati mantan Wakil Ketua DPRD Madina dari Fraksi PKB.

Reporter : R Ray

Editor : Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...