Deadline 13 Juni, Abu Sayyaf Penggal Kepala Sandera Jika Tebusan Tak Dibayar

MUSIK DAN INFORMASI SIANG – Kelompok Abu Sayyaf kembali mengancam akan memenggal seorang sanderanya jika tebusan tak dibayar hingga 13 Juni.

Tenggat waktu pembayaran tebusan terbaru itu diumumkan melalui sebuah video rilisan Abu Sayyaf yang baru.

Video tersebut dirilis pada Jumat (13/5/2016) dan ditemukan oleh badan intelijen siber (SITE) pada Minggu (15/5/2016).

Dalam video itu muncul sejumlah sandera asing, yaitu Robert Hall asal Kanada dan Kjartan Sekkingstad asal Norwegia.

Keduanya terlihat mengenakan pakaian warna oranye dan dikelilingi sejumlah orang bersenjata yang mengenakan penutup kepala.

“Kami mengatakan pada Pemerintah Kanada dan Filipina untuk tidak bermain-main lagi,” kata seorang militan dalam video tersebut.

“Kami tidak takut pada apapun, baik tentara atau pesawat tempur,” tambah militan itu lagi.

Para sandera juga muncul dan memohon agar pemerintah masing-masing negara asal sandera segera menolong mereka.

Hingga kini masih ada empat orang sandera asal Malaysia, empat orang asal Filipina, seorang asal Belanda, seorang asal Kanada, dan seorang asal Norwegia di tangan Abu Sayyaf.

Sedangkan, semua sandera WNI telah dibebaskan dan selamat dipulangkan ke Indonesia.

 

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...