Dituding Todongkan Pistol Ke Warga, Gong Matua Merasa Dizolimi

Gong Matua beserta Imbalo saat memberikan keterangan di Mapolres Madina.

Panyabungan.StArtNews-Gong Matua Nasution (49) Oknum pejabat di salah satu Bidang di Dinas Pendapatan  Pengelolaan dan Aset  Keuangan Pemerintah Kabupaten Madina yang sebelumnya dituding melakukan penembakan terhadap warga. Hari ini, Jumat (17/2), ia menyangkal semua tudingan yang dilemparkan.

Dalam keterangannya, Gong Matua menuturkan, pistol yang disangkakan M Hasbi Nasution merupakan mancis dan tidak ada ia arahkan pada M Hasbi saat berada di warung kopi milik Hadi di Desa Hutanamale, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, pada Minggu (12/2) dinihari kemarin.

Awalnya kata Gong, ia bersama-sama dengan Kades Sibanggor Jae, Imbalo tengah menyelesaikan konflik di Desa Hutarimbaru, Kecamatan yang sama. Selepas itu, mereka melintas dari Desa Hutanamale dan bertemu dengan seorang warga bernama Abdi. Abdi kemudian menawarkan untuk beristirahat sembari berbincang.

Singkat cerita, Gong Matua hendak menyalakan rokok, dan di pinggangnya ada sebuah Mancis berbentuk Pistol. Usai menyalakan rokok dengan mancis pistol milik Gong Matua, dia pun meletakkan Mancis Pistol tersebut di atas meja.

Tiba tiba, Hasbi saat itu Keluar dari warung kopi tersebut, selang beberapa menit, Hasbi datang bersama abangnya bernama Fauzan mengancam menggunakan pisau dan parang.

Kejadian itu katanya, dilerai warga dan Kepdes rekannya, dan ia bersama rekannya berhasil pulang setelah memasuki mobil.

Dijelaskan Gong,  saat itu ia tidak ada menghadangkan mancis apalagi menembakkan pistol dan itu jelas fitnah dan ada tujuan tertentu mereka terhadap saya justru seharusnya saya yg keberatan karena diancam dengan parang, tegas Gong Matua.

Menurutnya, persoalan ini kemudian jadi besar karena dikompori dan ditunggangi seseorang. Karena katanya, semenjak Hasbi keluar dari warung ada jangka waktu setengah jam kemudian datang lagi dengan membawa parang dan pisau.

Kepdes Sibanggor Jae, Imbalo juga mengatakan hal yang sama. Bahkan mereka telah membuat pelaporan ke Kepolisian lantaran mengetahui M Hasbi membuat pelaporan dengan tuduhan pengancaman menggunakan senjata.

Dijelaskan Imbalo, bahwa dia salah satu saksi bahkan yang melerai saat Hasbi dan abangnya mengancam Gong dengan sebilah parang dan itupun sudah saya berikan keterangan kepada Kepolisian, tidak hanya saya, bahkan masyaraka yang ada di warung kopi tempat mereka ngopi pun yakin mau jadi saksi, tegas Imbalo.

Reporter : Sakban Azhari

Editor : Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...