Dugaan Poskesdes Fiktif , PW AMI Sumut Meminta Kejatisu Turun Tangan

Payabungan.StArtNews- Dugaan Proyek fiktif di tubuh Dinas Kesehatan Madina Kabupaten Mandailing Natal menjadi sorotan para aktivis Medan (SUMUT) asal Madina yang diungkapkan Sekretaris Wilayah Anak Muda Indonesia (PW AMI SUMUT”) Julfian Harahap kepada StArtNews Selasa (04/7).

Julfian menyebutkan” Pihak Kejaksaan Panyabungan, DPRD maupun Polres Madina tidak punya nyali panggil Kadis Kesehatan Drg. Ismail Lubis terkait Pembangunan Poskesdes yang berada di Hutabaringin Julu Kecamatan Puncak Sorik Merapi, ada apa dengan Hukum di Madina..? “Cetusnya sambil geleng-geleng kepala.

Ia juga menambahkan apabila penegak hukum di Madina tidak merespon kita minta kepada Kejaksaa Tinggi Sumatera Utara agar memeriksa Kadis Kesehatan Mandailing Natal terkait dugaan proyek fiktif pembangunan Poskesdes Huta baringin julu senilai Rp, 200.000.000 APBD Mandailing Natal T. A 2016 yang mana bangunannya tidak ditemukan di desa tersebut, lain halnya perlu pihak penegakan hukum di Sumatera Utara khususnya pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan Polda Sumut agar mengusut semua proyek pembangunan Poskesdes di seluruh Kabupaten Mandailing Natal T.A 2016. Kami menilai banyak kejanggalan dalam fisik dan pengalihan lokasi proyek secara sepihak” harapnya.

Julfian yang juga Sekretaris PW AMI SUMUT juga meminta kepada pihak Dinkes Madina agar menjelaskan kepada masyarakat Hutabaringin Julu terkait ketidak adaan pembangunan Poskesdes di desa mereka, bukankah pembangunan poskesdes tersebut merupakan hasil dari Musrembang Kabupaten dengan pihak Kecamatan dan desa Hutabaringin Julu. Dan menghasilkan permintaan masyarakat Huta Baringin Julu terhadap pembangunan Poskesdes tersebut” kata Julfian Harahap.

PW AMI Sumut juga Meminta Bupati Madina agar mengevaluasi Kinerja Kadis Kesehatan Mandailing Natal , ini bisa mencoreng Nama baik Bupati kepada Masyarakat.

Reporter : Sakban Azhari

Editor : Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...