Empat Desa di Panyabungan Utara Seolah Teranak Tirikan


Panyabungan Utara, StArtNews- Perahu Rakit menjadi alat transportasi utama warga di empat desa di Kecamatan Panyabungan Utara, Mandailing Natal, Sumatera Utara untuk penyeberangan Sungai Batang Gadis yang membelah desa mereka dengan Ibu Kota Kecamatan. Keempat desa tersebut yakni Desa Sopo Sorik, Tor Banuaraja, Desa Bulu Mario Serta Desa Tomuan.

Perahu rakit tersebut seolah tak layak untuk dipergunakan karena tidak memiliki sistem pengamanan bagi penggunanya. Namun apa mau dikata, kondisi ini sudah dialami warga selama berpuluh tahun karena memang jembatan penyeberangan yang membelah desa mereka dengan Ibu kota Kecamatan tidak ada.

Bahkan disaat Pemerintah asyik dengan program kerjanya membangun dan membangun infrastruktur, justru disaat itu pula seolah nasib penduduk empat desa yang ada di seberang Sungai Batang Gadis ini yakni Desa Sopo Sorik, Tor Banuaraja, Desa Bulu Mario Serta Desa Tomuan seolah terlupakan.

Ironisnya betapa beratnya tantangan ratusan siswa dari empat Desa di Kecamatan Panyabungan Utara tersebut. Setiap hari mereka harus bertaruh nayawa untuk mengenyam pendidikan yang layak. Meski dengan kondisi Air Suangai Batang Gadis tidak menunjukkan kenyamanan untuk diseberangi, para pelajar tetap saja nekat menyeberang dengan perahu rakit agar mereka tidak terlambat sampai ke sekolah.

Tak jarang pula akibat kondisi transportasi yang  tidak mendukung, para pelajar mengaku kerap terlambat dan dihukum di sekolah bahkan kalau hujan deras dan air Sungai Batang Gadis membesar, banyak sisiwa yang terpaksa tidak bersekolah karena perahu rakit tidak bisa menyeberangi sungai. Namun bagi mereka yang memiliki kendaraan roda dua, mereka tentu menempuh jalan alternatif  yang jarak tempuhnya tentu lebih jauh.

Potret dunia pendidikan dan kondisi infrastruk tur di Mandailing Natal ini seolah menggambarkan bagi kita betapa dianaktirikannya desa mereka dari daerah lainnya. Para pelajar dan warga berharap, Pemerintah Daerah Mandailing natal membangun jembatan penyeberangan dan infrastruktur jalan yang layak bagi warga sehingga warga bisa menikmati pembangunan Mandailing Natal tanpa harus merasakan betapa sulitnya hidup bernegara di zaman sekarang ini.

Reporter : Hasmar Lubis

Editor : Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...