Evaluasi Anggaran Belum Turun Maka Program Kerja Belum Ada

Panyabungan.StArtNews-Minggu terakhir awal bulan pertama pada tahun 2017 situasi di kompleks gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mandailing Natal (Kab. Madina) yang berlokasi di kompleks perkantoran Pemkab. Madina Puncak Payaloting desa Parbangunan Panyabungan masih terlihat sepi, anggota dewan sejumlah 39 orang belum terlihat ada aktifitasnya, bahkan dari pantauan Realitas dalam kurun waktu satu bulan ini masih banyak anggota dewan belum menginjakkan kakinya ke gedung dewan kendatipun itu sebatas absensi kehadiran.

Sementara itu Wakil Ketua Dewan Ir. Zubeir Lubis didampingi salah seorang anggota yang juga ketua fraksi Madani PKN Bakhri Ependi Hasibuan, SH saat dikonfirmasi di ruang kerja Wakil Ketua sehubungan dengan belum adanya aktifitas anggota dewan mengatakan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2017 yang pada 30 Desember 2016 diputuskan untuk disepakati agar diajukan ke Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) guna dievaluasi lewat rapat paripurna dan dihadiri seluruh fraksi DPRD Madina belum turun dari propinsi sehingga kita pun belum dapat melakukan program kerja ujarnya. Dan sebagai catatan buat pengingat bahwa Paripurna akhir tahun 2016 tersebut merupakan Paripurna tersukses sepanjang sejarah Madina karena Paripurna tersebut tak satu fraksi dari tujuh fraksi DPRD Madina yang memberikan kritisi terhadap kinerja pemerintah Madina, kendatipun masyarakat banyak mengetahui bahwa masih sejumlah persoalan proyek banyak yang tidak terselesaikan tepat pada waktunya ditambah dengan kualitas proyek yang diduga tidak sesuai dengan besteknya.
Beberapa mantan anggota Dewan yang dihubungi seputar kinerja anggota Dewan sekarang mengatakan seharusnya anggota dewan itu tidak harus terfokus pada apa anggaran itu sudah turun di evaluasi dari Gubsu atau belum. Anggota Dewan bisa saja melakukan kegiatan mereka kendatipun anggaran itu belum terevaluasi pihak Gubsu, semisal mereka membuat paripurna penjadwalan sidang Paripurna pertama untuk program kedepannya, sehingga manakala anggaran tersebut telah terevaluasi dan sudah diterima daerah maka anggota dewan tinggal melaksanakan programnya, sehingga mereka dapat berbuat banyak untuk kemaslahatan masyarakat. Menurut kami sudah salah persepsi itu anggota dewan, mereka seogianya tidak menunggu hasil keputusan dari evaluasi Gubsu baru bekerja, jadi kalau tidak turun turun misalnya berarti mereka tidak kerja kerjakan, inipun boleh dibilang anggota dewan sekarang sudah makan gaji buta, satu bulan ini mereka sudah menerima gaji tapi sayang kerja untuk satu bulan ini masih nihil tandas para mantan anggota Dewan.

Pelaksana tugas Sekretaris Daerah (Plt. Sekda) Drs. M. Syafei Lubis, M.Si yang dikonfirmasi diruang kerjanya sudah sejauh mana proses perjalanan seputar evaluasi APBD Madina Tahun Anggaran (TA) 2017 oleh Gubsu. Plt. Sekda mengatakan bahwa Anggaran tersebut sudah ada di meja Gubernur, kita bersabar aja dulu karena Gubernur itu kan banyak urusannya, mungkin Gubernurnya masih menunggu daerah lain untuk sekaligus ditandatangani, jelasnya kalau sudah dimeja Gubernur tinggal menunggu waktu saja soalnya orang yang mengurusnya sudah ada di daerah kita ini, pungkas Plt. Sekda Drs. M. Syafei Lubis, M.Si.

Reporter : R Ray

Editor : Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...