Hadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN, Koperasi Bisa Jadi Jawaban

8Musik Dan Informasi Siang – Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), Nurdin Halid, menilai, lembaga yang paling siap untuk menghadapi masyarakat Ekonomi ASEAN adalah koperasi. Pasalnya, kata dia, koperasi sangat mudah untuk menyesuaikan seluruh produksinya. “Yang paling penting juga, koperasi memiliki jati diri,” kata Nurdin kepada wartawan seusai mengisi seminar nasional di kampus Dr. Soetomo Surabaya, Rabu, 2 Desember 2015.

Jati diri itu, lanjut dia, adalah rasa memiliki dan rasa kekeluargaan yang dapat menciptakan kebersamaan antaranggotanya. Jadi jati diri inilah yang menjadi ciri khas koperasi dan tidak dimiliki baik oleh perusahaan swasta maupun Badan Usaha Milik Negera (BUMN) lainnya. “Itulah ciri khas kami,” katanya.

Karena itu, Nurdin mempersilakan warga asing masuk ke negara Indonesia di era MEA nanti. Meski terbuka, Nurdin juga memastikan bahwa warga asing tidak akan bisa masuk ke dalam lembaga koperasi.

Saat ini, kata dia, Dewan Koperasi Indonesia terus mendukung peningkatan produksi koperasi di berbagai pelosok di Indonesia. Bahkan pihaknya menerapkan kedisiplinan kepada 36,6 juta anggota koperasi yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia. “Jadi silakan pemerintah impor beras atau barang lainnya, tapi mereka tidak akan bisa masuk ke koperasi,” ujarnya.

Menurut Nurdin, pihaknya terus mengembangkan kualitas sumber daya manusia yang menjadi kelemahan koperasi sehingga pihaknya terus meningkatkan kualitas manusianya dengan mencetak 3 ribu pemandu koperasi Indoensia.

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...