Harga Kemiri di Madina Terus Naik

Para pekerja pengupas kemiri di Madina harga terus naik.

Panyabungan, StArtNews- Dalam beberapa hari terakhir harga kemiri batu atau masih ada cangkang tingkat pengumpul di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengalami trend naik dari Rp.7.000/kg menjadi Rp 8.000.

Naiknya harga ini dibarengi dengan semakin tinggi permintaan dari eksportir sehingga pengepul kesulitan untuk memenuhi target kebutuhan yang akan dikirim ke Medan, Bukit Tinggi, Pekanbaru dan Jakarta.

“Harganya terus meningkat sementara kita belum mampu menutupi permintaan dari ekspirtir yang naik,” ujar Arman Sink seorang pengepul kemiri kepada Reporter StArtNews, Rabu (4/7).

Arman menjelaskan saat baru mampu mengirimkan 20 ton per bulan padahal memasuki masa panen. Sebab dia terkendala di modal.

Sementara harga kemiri super Rp.37.000/kg dari Rp.34.0000/kg, keping 2 Rp.33.000/kg sebelum Rp 30.000/kg.

“Jika ada investor untuk kerjasama kita siap menampung, hal itu mengingat tingginya permintaan pasar 40 ton saja per bulan saya lihat masih kurang. Untuk itulah perlunya peran serta pemerintah, HKTI untuk pengembalin kembali kebun masyarakat yang sudah ditebangi beberapa tahun lalu karena harga anjlok, ” harapnya.

Reporter : Z Ray

Editor : Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...