Harga Sembako Mulai Naik

37SembakoSTART NEWS-MADINA – Satu bulan menjelang Tahun Baru 2016, beberapa harga sembilan bahan pokok (Sembako) mengalami kenaikan di Pasar Tradisional Kota Panyabungan. Hal tersebut disebabkan oleh permintaan konsumen tidak sebanding dengan ketersediaan.

“Setiap menjelang hari-hari besar, harga bahan-bahan pokok akan mengalami kenaikan dan yang pertama mengalami kenaikan biasanya bahan pokok jenis cabai. Sedangkan akibat yang kita rasakan sebagai pedagang ialah menurunnya pendapatan sehari-hari atau pembeli akan berkurang sebelum harga normal kembali,” S Nasution salah seorang pedagang bahan pokok di Pasar Tradisional Pasar Lama Panyabungan, Rabu ,11 november 2015

Dia menambahkan, bahan-bahan pokok yang mengalami kenaikan tersebut adalah cabai merah Rp50 ribu yang sebelumnya hanya Rp40 ribu per kilogram. Selanjutnya, harga telur ayam naik dari Rp30 ribu menjadi Rp37.500 per papan. Namun ada beberapa harga bahan pokok yang masih stabil, yaitu bawang merah dan bawang putih, serta beras lokal,  sehingga para pedagang bahan-bahan pokok belum resah akan pendapatan sehari-hari yang disebabkan naik turunnya harga.

“Untuk saat ini belum ada pengaruhnya untuk pendapatan sehari-hari. Akan tetapi kalau harga bahan-bahan pokok telah mengalami kenaikan secara keseluruhan, maka pedagang akan merasa terganggu, begitu juga dengan pembeli. Pembeli atau konsumen sudah mengerti kapan waktu naik-turunnya harga bahan pokok. Dan biasanya para pedagang akan mengurangi barang belanjaannya jika harga Sembako mengalami kenaikan. Hal itulah yang membuat pendapatan pedagang menurun, belum lagi bahan-bahan yang tidak habis terjual atau membusuk,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan K Rangkuti. Ia mengatakan, pada dasarnya setiap menjelang hari-hari besar seperti Hari Raya Idul Fitri, Hari Raya Idul Adha, dan Tahun Baru Masehi, harga bahan-bahan pokok akan mengalami kenaikan. Kondisi itu sudah biasa terjadi sehingga membuat para konsumen mengerti tentang waktu naik -turunnya harga dan membuat konsumen akan mengurangi barang belanjaannya pada saat harga sembako mengalami kenaikan.

Harga daging ayam baru beberapa hari mengalami kenaikan, penyebab kenaikan harga dituding karena menjelang Tahun Baru Masehi. Kondisi ini akan berakhir setelah hari besar usai atau setelah tahun baru selesai, kemungkinan puncak harga sembako mengalami kenaikan pada Bulan Desember mendatang.

“Harga daging ayam sebelumnya Rp40 ribu, sekarang jadi Rp45 ribu per ekor. Kenaikan harga ini sangat banyak pengaruhnya bagi pedagang dan pembeli. Kita sebagai pedagang yang menjualkan kepada konsumen tentu sangat berharap  agar Pemerintah Daerah mampu mengambil tindakan, sehingga harga bahan pokok tetap normal,” jelasnya. (Musli Start)

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...