Ibu 4 Anak Meninggal setelah Digigit Anjing

START FM – Enni Efriani (36) meninggal dunia pada Minggu (24/7) malam. Ibu empat anak ini menghembuskan nafas terakhir setelah digigit anjing di kaki sebelah.

Suami korban, Darwan (37) yang ditemui di rumah duka Jalan Teukur Umar, Lingkungan II, Kelurahan Losung, Padangsidimpuan Selatan, belum lama ini, menuturkan, istrinya digigit anjing saat melintas di Gang Martabe, tak jauh dari rumahnya.

Peristiwa yang seingatnya terjadi seminggu jelang Idul Fitri itu, berawal ketika istrinya yang bekerja sebagai pedagang keripik berjalan kaki di depan rumah Jendri Simatupang, pemilik anjing yang menggigit istrinya.

“Sesaat setelah kejadian, istriku langsung dibawa ke rumah sakit. Dua hari setelah digigit, datang mantri menyuntik vaksin. Mantri itu didatangkan pemilik anjing,” sebutnya.

RUMAH-DUKA-KORBAN-RABIES

Ia menambahkan, istrinya mendapat suntikan sebanyak tiga kali. Dua hari setelah digigit anjing, kemudian pada tanggal 6 Juli dan 16 Juli. Selama itu, istrinya masih bekerja seperti biasa ke beberapa lingkungan dengan menjual keripik buatan sendiri.

Namun, pada Sabtu (23/7), sakit yang ditunjukkan istrinya semakin memastikan hal tersebut merupakan rabies. Istrinya sulit bernafas, tenggorokan kering hingga menggigil dan takut air.

Akhirnya, Minggu (24/7) malam sekira pukul 19.00 WIB, korban menghembuskan nafas terakhir di rumahnya.

“Pertama yang digigit ada ABG bernama Silvianis Silitonga (13). Lalu, seorang pemuda Raja Syah Nasution (27). Terakhir istriku. Kalau kata pemiliknya, setelah menggigit istriku, anjingnya dibunuh,” kata Darwan yang tabah usai pengajian di rumah duka itu.

Sementara di Gang Martabe, pemilik anjing, Jendri Simatupang melalui putrinya menuturkan, anjing milik mereka yang menggigit beberapa orang itu sudah ditangkap dan dibunuh.

Menyikapi peristiwa ini, dokter hewan di Kota Padangsidimpuan, drh Heryansyah menerangkan, dari gejala dan keluhan yang ditunjukkan korban meninggal, adalah gejala penyakit rabies.

“Rabies (penyakit anjing gila) adalah penyakit hewan yang disebabkan oleh virus golongan Rhabdoviridae dari genus Lysavirus. Penyakit ini bersifat akut dan menyerang sistem saraf pusat. Rabies merupakan penyakit yang bersifat zoonosis.

Artinya dapat menular dari hewan ke manusia dan menyebabkan kematian dengan CFR (Case Fatal Rate) 100 Persen. Virus rabies ditularkan melalui air liur hewan yang terinfeksi lewat gigitan atau jilatan terutama pada luka,” paparnya.

Sumber : Metro Tabagsel

Admin : MJS

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...