Ini Cara Barack Obama Habiskan Hari Terakhir di Gedung Putih

Salah satu tradisi menarik dalam transisi kekuasaan di Amerika Serikat adalah presiden lama akan menyambut penggantinya di Gedung Putih sebelum pelantikan dimulai.
Pada Jumat (20/1/2017) pagi, Presiden Barack Obama akan bangun pagi untuk terakhir kalinya di Gedung Putih.
Pada Kamis malam, untuk pertama kalinya, Donald Trump, presiden terpilih, menginap di bakal rumah dinasnya itu.
Lalu, sesuai tradisi, presiden lama akan menuliskan pesan pribadinya untuk sang pengganti. Surat berisi pesan itu akan ditinggalkan di atas meja kerja ruang Oval, tempat presiden bekerja.
Saat digantikan Barack Obama, Presiden George W Bush menuliskan harapannya agar sang pengganti menjalani “bab baru yang luar biasa”.
Sedangkan pada 1993, George Bush senior juga meninggalkan pesannya untuk Bill Clinton.
“Saya harap Anda mendapatkan kebahagiaan di sini. Saya tak pernah mengalami kesepian seperti yang disebutkan beberapa presiden,” ujar Bush dalam suratnya.
“Saat membaca surat ini Anda sudah menjadi presiden kami. Saya harap Anda sukses dan keluarga Anda selalu diberi kebahagiaan,” sambung Bush.
Setelah Obama dan Trump bertemu serta menggelar pertemuan singkat, keduanya akan berangkat ke Gedung Capitol tempat pelantikan digelar.
Saat upacara pelantikan berlangsung, para staf Gedung Putih akan bergegas untuk memindahkan semua barang atau benda yang berkaitan dengan Presiden Obama.
Selanjutnya, para staf ini akan membersihkan Gedung Putih, terutama tempat tinggal dan kantor presiden untuk menyambut tuan rumah baru.
Pada keesokan harinya, Donald Trump akan berjalan kaki dari kediaman resminya di Gedung Putih menuju sayap barat tempat itu untuk menjalankan tugasnya sebagai presiden Amerika Serikat.
Sumber : tribunnews.com
Editor : Hendra Ray

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...