Izin Pangkalan Minyak Safaruddin Lubis Tidak Ada

Di lokasi pangkalan minyak milik Safaruddin Lubis ditemukan banyak drum minyak yang diduga kuat drum minyak  dipenuhi minyak tanah yang menimbulkan api yang besar, sehingga rumah di bagian kiri dan kanan milik safariddin lubis ludes terbakar

Di lokasi pangkalan minyak milik Safaruddin Lubis ditemukan banyak drum minyak yang diduga kuat drum minyak dipenuhi minyak tanah yang menimbulkan api yang besar, sehingga rumah di bagian kiri dan kanan milik safaru ddin lubis ludes terbakar

Panyabungan (Start News) – Bertahun-tahun beroperasi tanpa ada tindakan, ternyata pangkalan Minyak Tanah milik Safaruddin Lubis yang terbakar pada Senin pagi 26 September 2016, tidak punya izin operasi. Data ini diperoleh dari Bagian Perekonomian Pemerintah Daerah Mandailing Natal Sumatera Utara.

“Sejak 2010 beroperasi, pangkalan minyak tanah milik Safaruddin Lubis tidak tertera dalam daftar kepemilikan izin pangkalan di Bagian Perekonomian” papar Miswar Kasubbag Industri dan Perdagangan di Bagian Perekonomian Pemerintah Daerah Kabupaten Mandailing Natal.

Sejak tahun 2012 pada bulan april, minyak tanah subsidi untuk wilayah Mandailing Natal tidak ada lagi penggunaan minyak tanah. Kita juga sudah sering memberikan teguran pada Safaruddin lubis namun tidak dinindahkan.

Sesuai aturan agen minyak tanah di wilayah Mandailing Natal sudah tidak ada lagi. Kalau masalah sumber minyaknya dari mana Safaruddin lubis dapat, kita tidak tahu, yang jelas pangkalan milik Safaruddin Lubis adalah illegal, Tegas Miswar.

Rumah Gudang minyak Tanah milik Safaruddin Lubis pada Senin pagi ludes terbakar, dugaan kuat sumber api berasal dari kelalaian pemilik rumah gudang ini, sehingga menimbulkan api dan membakar seisi rumah, dan minyak memang banyak distok di rumah milik Safaruddin Lubis ini.

Akibat kebakaran tersebut, sebanyak 12 rumah warga yang ada di kiri dan kanan rumah milik Safaruddin Lubis ikut terbakar, sejumlah bangunan rumah lainnya mengalami kerusakan ringan.

Berikut datanya yang diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Mandailing Natal.

“Untuk korban jiwa tidak ada, namun kerugian materi diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Mobil 2 unit, Kenderaan roda dua sebanyak dua unit, rumah 12 unit hangus, 5 rusak ringan di antaranya dan harta benda yang masih belum kita ketahui pasti berapa jumlahnya“ demikian papar Rispan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Mandailing Natal.

Adapun  pemilik rumah yang ludes terbakar yakni rumah Saparuddin Lubis (pangkalan minyak), H Askuri, Mujur, Ikhwan, Sahruddin alias Ucok lolom, Yusran, Thamrin Pulungan, Sahruddin Borotan, Kholijah, Gudang Rafiin Borotan, Abdul Halim dan Aziz Nurdin .

Warga korban kebakaran berharap, Polisi jangan mendiamkan persoalan kebakaran ini, karena jelas, akibat pangkalan yang tak ber izin terbakar, warga lainnya ikut jadi korban.

Reporter:  Hanapi Lubis

Manager Program & Pemberitaan : Hendra Ray

Admin : Ade

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...