Jalan di Aek Nabara Barumun Rusak Parah

imagesSTART NEWS – Parah! Itulah komentar warga dan pengendara yang melintasi jalinsum tepatnya di Desa Padang Garugur Julu, Kecamatan Aek Nabara Barumun.

Bagaimana tidak. Selain bergelombang, kondisi jalan sudah rusak parah. Kedalaman lobang yang bervariasi membuat pengendara kesulitan melintas. Meski sempat ditimbun pakai batu kerikil, tetap saja jalan tersebut rusak bahkan kerusakan semakin parah akibat hujan terus mengguyur daerah itu.

Bahkan, kini, kondisi jalan sudah seperti kolam. Seluruh lobang yang menganga di badan jalan tertutup air hujan, sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Humala Hasibuan, warga setempat mengaku, kondisi jalan sudah lama berlangsung. Bahkan, saking lamanya, sebagian masyarakat sudah hapal di mana-mana saja lobang yang paling parah. Namun, bagi mereka yang jarang melintas sering terjebak dan masuk ke dalam lobang.

“Ini jalan lintas loh. Di satu sisi kita menganggap positif, karena otomatis pengendara tak bisa kencang-kencang disini. Tapi di satu sisi lagi, ada juga bahayanya, pernah truk sawit oleng disini,” kata Humala belum lama ini.

Menurutnya, sebagai daerah otonom yang berkembang, Kabupaten Palas mestinya terus menggodok untuk perbaikan jalinsum yang tergolong rawan. Belum lagi situasi yang tampak belum merdeka, karena harus menerima kondisi jalan yang sempit, rusak, dan berlubang.

“Jadi macam belum merdeka pula kita ini. Padahal kan ini jalan lintas, sempitnya saja sudah tak memungkinkan disebut jalan lintas. Ditambah lagi kerusakan yang semakin parah, itupun tak kunjung diperbaiki,” tandasnya. Camat Aek Nabara Barumun Drs Pamonoran Siregar mengakui kondisi tersebut. bahkan, pihaknya sudah berkali-kali mengeluhkan hal itu kepada Bina Marga Provinsi melalui UPT di Gunung Tua.

Alhamdulillah, bersambut baik. Namun perbaikan jalinsum terhitung mulai dari batas Paluta-Palas itu bertahap. Tahun lalu, perbaikan dan pelebaran jalan sudah sampai pasar Aek Nabara Barumun. “Jalan ini kata mereka (UPT Gunung Tua, red) akan disambung tahun 2016. Itu kata mereka, nanti kita lihat lah, karena itu kondisi jalan yang parah di kecamatan ini,” sebutnya.

Muhammad Rizal Naution selaku pengawas di UPT Bina Marga Gunung Tua yang dihubungi membenarkan pihaknya telah mengusulkan jalan di desa Padang Galugur Julu tersebut untuk diprioritaskan tahun depan. “Namun kepastian apakah ditampung atau tidak kita belum tahu, tapi yang pasti itu masuk usulan yang diprioritaskan tahun depan,” tandas Muhammad.

Dari amatan jalinsum yang rusak parah di Desa Padang Galugur Julu ini hampir mencapai 100 meter. Tak nampak lagi bekas aspal, hanya berlapiskan tanah diduga bekas timbunan-timbunan yang tergerus. Hingga lama kelamaan berlubang dan digenangani air.

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...