Kadis PMD Madina: “Tau Bimtek Karna Saya Ditelpon Kajari”

Panyabungan.StArtNews- Kurun waktu akhir-akhir ini di Kabupaten Mandailing Natal (Kab. Madina) lagi hangat-hangatnya mempersoalkan Bimbingan Teknik (Bimtek) para Kepala Desa (Kades) dan Sekretaris Desa (Sekdes) yang ditengarai masyarakat terkesan hanya untuk berfoya-foya karna tempat pelaksanaannya berada di Hotel berkelas bintang. Image masyarakat ini juga tak tersalahkan karena di tengah-tengah sulitnya kondisi ekonomi masyarakat dewasa ini, para Kades/Sekdes masih mampu tidur nyenyak dengan ruang AC, sarapan enak, makan enak kendatipun anggarannya mereka ambil dari bantuan dana desa, dimana masyarakat juga merasa mempunyai hak atas dana desa tersebut.

Bimtek yang digelar di luar Kab. Madina sangat disayangkan masyarakat, karena dari seluruh desa se Kab. Madina kalau dikalkulasi anggarannya semua menelan hingga Milyaran rupiah. Uang ini harus dinikmati sekelompok orang yang ditengarai ekonominya sudah mapan, sementara andai dana Milyaran rupiah itu beredar di Kab. Madina sedikit banyaknya masyarakat kecil dapat menikmatinya dan terbantu ekonominya.

Saat ditelusuri siapa gerangan yang menjadi motor pelaksanaan Bimtek ini harus diadakan pada Hotel berbintang di Medan, mulai dari Kades dan Sekdes serta Camat sampai Kepala Dinas (Kadis), demikian juga dengan Sekretaris Daerah (Sekda) saling oper bola dan mengatakan saling tidak tau. Para Kades/Sekdes mengatakan dari Camat, sementara beberapa Camat mengatakan usul dari kesepakatan Kades/Sekdes.

Sementara ketika dikonfirmasi StArtNews Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Drs. Mhd. Syafei Lubis di ruang kerjanya Komplek Perkantoran Pemkab Madina Puncak Payaloting desa Parbangunan Aek Godang Panyabungan beberapa hari lalu juga mengatakan tidak tau ada Bimtek Kades/Sekdes di Medan, karena katanya Plt Sekda tidak ada membaca atau menerima surat yang berhubungan dengan pelaksanaan Bimtek Kades/Sekdes di Medan. Plt Sekda tau setelah dikonfirmasi dan langsung menghubungi salah seorang Kepala Bidang (Kabid) dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) yang membenarkan ada pelaksanaan Bimtek di Medan.

Lain lagi dengan Kadis PMD Madina Gozali Pulungan yang juga pernah memegang tampuk sebagai Sekda Madina saat dikonfirmasi di ruang kerjanya Minggu lalu mengatakan bahwa dianya tau ada Bimtek Kades dan Sekdes di Medan itupun karena ditelpon Kajari Madina. Kadis menyampaikan pada StArtNews, “Saya waktu itu ada di Palembang mau pulang lewat Padang. Malam malam ada telpon dari Kajari menyampaikan agar datang ke Medan karena paginya akan ada pembukaan Bimtek Kades dan Sekdes. Kehadiran Saya di Medan hanya sebatas memberikan kata sambutan, “ungkapnya.

Ketiga ditanya siapa pihak ke tiga (Lembaga penyelenggara) sebagai pelaksana Bimtek tersebut baik Plt Sekda maupun Kadis PMD, atau Kabid yang membidangi sama-sama satu kata yakni “tidak tau”. Kadis PMD mengatakan bahwa lembaga pelaksana mengundang ke masing-masing desa.

Reporter :  R Ray
Editor : Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...