Kecelakaan Kapal Marina, 71 Penumpang Masih Hilang

3MUSIK & INFORMASI SIANG- Operasi SAR Kapal Motor Marina 2B yang karam di Teluk Bone, kembali dilanjutkan hari ini, Rabu, 23 Desember 2015. Hingga kini, tercatat 47 orang dari 118 penumpang dan awak kapal nahas itu berhasil ditemukan. Termasuk, 7 penumpang yang ditemukan meninggal. Adapun, nasib 71 penumpang lainnya masih hilang. Mereka masih dinyatakan hilang di Teluk Bone.

Juru bicara Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Barat, Komisaris Besar Frans Barung Mangera, mengatakan penemuan korban Kapal Marina yang terakhir diterima laporannya yakni di perairan Wotu, Luwu Timur, Selasa, 22 Desember 2015. Ditemukan 4 mayat korban kapal nahas itu yang sudah dievakuasi ke RS I Lagaligo. “Mayat korban KM Marina ditemukan nelayan,” tuturnya.

Wakil Kepala Kepolisian Resor Luwu Timur, Komisaris Agus Chaerul, membenarkan informasi penemuan 4 mayat di perairan Wotu. Toh begitu, identitas mayat-mayat itu belum dipastikannya. Agus menyerahkan ke tim DVI yang nantinya melakukan identifikasi. Keempat mayat itu terdiri atas seorang anak laki-laki, seorang anak perempuan, seorang pria dewasa dan seorang wanita dewasa.

Khusus mayat pria dewasa yang ditemukan, Agus menduga adalah penumpang bernama Syahrier Arief, 58 tahun, warga Kabupaten Konawe. Dugaan itu muncul karena pihaknya menemukan tanda pengenal berupa SIM A dan SIM C atas nama itu pada korban. Adapun, pada 3 mayat lainnya tidak ditemukan identitas diri. Tapi, pihaknya yakin ketiganya korban Kapal Marina karena mendapati pelampung kapal itu di sekitar mereka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Basarnas dan kepolisian, dari 47 penumpang yang berhasil ditemukan, kebanyakan didapati di perairan Kolaka Utara. Termasuk 3 korban tewas yang paling pertama ditemukan yakni Firdaus (9 tahun), Mutmainnah (9 bulan), dan Sitti Badriah (50 tahun). Dari puluhan penumpang yang ditemukan itu termasuk Asdar (25 tahun), nakhoda Kapal Marina, yang ditemukan selamat di perairan Palopo.

Kapal Marina Baru 2B bertolak dari Pelabuhan Tobaku menuju Pelabuhan Siwa pada Sabtu, 19 Desember, pukul 11.00 Wita. Dalam perjalanannya, kapal yang memuat lebih dari seratus penumpang itu dihantam ombak tinggi. Akibatnya bak mesin kapal itu pecah dan kemasukan air sehingga karam. Nakhoda Kapal Marina sempat mengabarkan cuaca buruk ke pihak syahbandar, sebelum akhirnya dinyatakan hilang kontak lantas karam.

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...