Kecelakaan Lantas Berujung Maut Saat Di Bonceng Kekasih

index

 START NEWS – TAPSEL – sepasang kekasih siswa SMA kota padang sidempuan berboncengan ngebut berujung maut , Ade Irna Lase , terjatuh dari boncengan pacarnya Abdul Rohim Nasution , tewas dengan luka parah di bagian kepala , sabtu 13 februari 2016 .

Sabtu siang kemarin , Rohim menjemput kekasihnya irna,panggilan akrab korban , di komplek sekolah siadabuan . Dengan masih mengenakan seragam sekolah keduanya bersama dua temannya yang lain berangkat ke Bilangan Sisundung , Kecamatan Angkola Barat , Kabupaten Tapanuli Selatan .

Sekira pukul 18.00 WIB , keempat remaja itu pulang ke Psp dengan mengendarai dua sepedamotor , Rohim mengendarai Satria Fu warna hitam dan tanpa tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) . Ia melesat dengan kecepatan tinggi sekira 80-90 Km per jam .

Tepat di kilometer 10 sampai 11 Jalan Lintas Psp-Batangtoru , tepatnya di Desa Sibakkua , Kecamatan Angkola Barat , Rohim dan Irna saat melintasi jalan bergelombang . Diduga , kendaraan yang melaju terlalu kencang menyebabkan goyangan pada bagian belakang sepedamotor .

Hal itu kemudian mengakibatkan Irna terjatuh dari boncengan. Parahnya , saat terjatuh , Irna juga sempat terseret hingga sepuluh meter ke sebelah kanan jalur menuju Psp .

“Dari berbagai saksi di lokasi begitu katanya . Sepedamotor melaju kencang kemudian saat jalan bergelombang, monoshock yang terbilang lunak membuat tolakan tinggi di bagian belakang sepedamotor . Kemungkinan saat itu korban tidak berpegangan saat pengendara tergesa-gesa karena takut pulang kesorean . Korban saat itu masih mengenakan seragam sekolah , ” terang Kanit Laka Satuan Lalu Lintas Polres Tapsel , Ipda Alpian Sitepu kepada wartawan , kemarin .

Korban yang saat itu sudah tidak sadarkan diri itu dibawa ke RSUD Psp . Namun , korban sudah terlebih dahulu menghembuskan nafas terakhir .

Pantauan wartawan di IGD RSUD Psp , jerit tangis orangtua dan teman-teman korban terdengar memecah ruangan tatkala jasad korban diboyong menuju mobil jenazah untuk seterusnya ke rumah duka di Batunadua , Psp Batunadua .

“Irna….. Kenapa nggak kau bilang begini.. , ” jerit seorang gadis muda yang telihat syok di sebelah jasad pelajar itu .

Di Ruang Unit Laka Polres Tapsel  Minggu ,Rohim yang masih ditahan untuk pemeriksaan menjelaskan , saat itu mereka ke Sisundung hendak menjenguk teman yang sedang sakit . “Sisundung, teman sakit . Empat orang kami , si Widi sama pacarnya , ” ucap pemuda Palopat Pijorkoling , Psp Tenggara itu .

Sementara hingga saat ini , polisi masih melakukan penyelidikan terkait kecelakaan itu dan dugaan adanya delik pidana . “Kita masih memeriksa, sekarang masih banyak alibi saat ditanya. Belum dapat dipastikan apakah memang kecelakaan atau ada disengaja . Kalau menurut saksi di lokasi , korban memang terjatuh saat kecepatan tinggi tepat di jalan yang bergelombang , ” tegas Sitepu .

Reporter : Musly Joss Start

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...