Kepala Babi di Musholla, Warga Natal Minta Polisi Tangkap Pelaku

Warga Natal saat mendatangi Polsek Natal mempertanyakan dan memberi dukungan pada polisi untuk menangkap pelaku yang meletakkan kepala Babi di depan Musholla.

Panyabungan.StArtNews-  Penemuan kepala Babi di sebuah Musholla di Dusun Simpang Bambu, Kecamatan Natal,Kabupaten Mandailing Natal akan menyulut persoalan isu Sara dan gampang ditunggangi apabila Polisi tidak segera menemukan pelaku yang dengan sengaja meletakkan kepala Babi di tempat Ibadah ummat muslim. Hal ini dikatakan Husni Iskandar, tokoh pemuda Natal pada StArtNews .

“Sebagai ummat Islam tentu kami marah mendengar kejadian ini, tapi prosesnya tetap kami percayakan kepada pihak kepolisian untuk membukanya secara terang benderang, isu ini sangat sensitif dan mudah untuk ditunggangi”papar Husni.

Husni Iskandar meminta kepada semua pihak untuk bisa menahan diri agar tidak terpancing isu-isu yang tidak bertanggungjawab yang nantinya bisa mengganggu kerukunan ummat beragama, dan kepada pihak kepolisian agar segera menangkap pelakunya secepat mungkin agar kejadian ini tidak terulang, pihaknya juga kata Husni Iskandar akan mengawal kasus ini hingga selesai.

Pada Minggi kemarin 09/07, Masyarakat Kecamatan Natal Dusun Simpang Bambu Kabupaten Mandailing Natal (Madina)  digegerkan adanya penemuan kepala hewan Babi di dalam tempat Ibadah atau Musollah warga desa Sunduton Tigo dusun Simpang Bambu.

Penemuan kepala hewan Babi ditemukan Imam Musholla sekitar pukul 05.50 WIB,  yang pertama menemukan adalah Imam Musholla.

Sejauh ini, belum ada perkembangan siapa pelaku yang meletakkan kepala Babi tersebut di Musholla. Polisi dari kabar yang diperoleh masih memeriksa saksi-saksi.

Wakil Bupati Mandailing Natal M. Jakfar Suhairi pada StArtNews mengatakan telah mengetahui kabar tersebut dari Camat setempat, Pemerintah berharap agar Masyarakat jangan terpancing dengan isu negatif yang akan merusak kerukunan ummat beragama.

Kita berharap kata Wakil Bupati, agar Polisi segera menangkap pelaku sehingga upaya-upaya untuk memecah kerukunan antar ummat beragama di Mandailing Natal bisa dihindari.

Reporter : Sakban Azhari Lubis

Editor : Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...