Kini Pukat Harimau Beroperasi di Tabuyung

START NEWS – MADINA – Nelayan di Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis (MBG) Kabupaten Mandailing Natal, mengaku resah akibat beroperasinya pukat harimau dalam satu minggu belakangan ini di wilayah laut daerah itu.

Beroperasinya diduga pukat harimau tersebut membuat para nelayan enggan untuk melaut karena raboh yang dibuat para nelayan rusak dihantam pukat harimau tersebut, raboh ini dibuat para nelayan untuk tempat ikan berkumpul dan bertelor.

190452_kapalmonster

“Sudah satu minggu ini kami tidak melaut untuk mencari ikan, karena raboh yang kami buat untuk ikan bisa berkumpul dan bertelor habis dihantam sama pukat harimau yang diduga datang dari wilayah Sibolga tersebut,” kata Aliaris (45) salah seorang nelayan bersama nelayan lainnya.

Dikatakan mereka, raboh yang mereka buat disapuh pukat harimau, padahal para nelayan membuatnya dengan harga yang bukan sedikit, sehingga lokasi mereka untuk melaut rusak akibat pukat harimau tersebut.

“Raboh yang kita buat tersebut dengan seketika habis dirusak oleh pukat harimau, sehingga kita sebagai nelayan biasa tidak akan mendapatkan ikan lagi kalaupun kita paksakan untuk melaut,” kata mereka.

Para nelayan mengatakan bahwa mereka biasa menanggung hutang kepada toke akibat tidak bias melaut dikarenakasn beroperasinya pukat harimau, padahal melaut merupakan satu-satunya mata pencaharian masyarakat di wilayah itu.

Kasat Polair AKP Ahmad Riskan Kausar yang dihubungi wartawan mengatakan, pihaknya baru mengetahui bahwa di wilayah Tabuyung Kecamatan Muara Batang Gadis ada beroperasi yang diduga pukat harimau.

“Saya berterimah kasih atas informasinya. Saya pastikan dan saya akan turun bersama anggota saya ke Tabuyung untuk memastikan informasi itu,” katanya.

 

Sumber : HarianMedanBisnis

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...