KIP, Tolak Ukur bagi Warga untuk Mengetahui Peristiwa

Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Cabang Kabupaten Palas mensosialisasikan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) serta pemahaman tentang Kode Etik Jurnalis (KEJ).

Sosialisasi ini dihadiri puluhan wartawan. Sementara narasumber, PWRI menghadirkan ahli dari Pos Bantuan Hukum dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) perwakilan Palas.

Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kredibilitas wartawan dalam menyampaikan informasi kepada publik secara luas sesuai dengan fakta dan data sebenarnya. Sehingga keakuratan suatu pemberitaan didukung oleh fakta-fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.

Selain KIP, juga diberikan pemahaman tentang Kode Etik Jurnalis (KEJ) yang erat kaitan dengan tugas-tugas seorang jurnalis dalam kegiatan aktivitas di lapangan.

Ketua PWRI Palas Firdaus Hasibuan mengatakan, kegiatan ini dapat dijadikan momentum untuk menambah wawasan bagi setiap jurnalis atau wartawan, agar lebih mengetahui tentang segala aturan dan ketentuan yang tertuang dalam KIP dan KEJ.

“Harapan kita ke depan, kalangan jurnalis di Palas dapat mematuhi rambu- rambu yang menjadi ketentuan KIP. Sehingga masyarakat tidak dirugikan dalam bentuk pemberitaan yang bersifat bohong dan fitnah,” jelasnya.

Keterbukan informasi publik menjadi salah satu tolak ukur bagi masyarakat untuk mengetahui kejadian yang sebenarnya, tanpa ada unsur yang bersifat memplentir dan mempolitisir, sehingga dapat menimbulkan keraguan dan kebimbingan bagi publik.

“Ketentuan dan aturan KIP jelas disebutkan, bahwa keterbukaan informasi publik sangat bersifat transparansi. Sehingga segala perkembangan kemajuan atau lainnya dapat diakses oleh masyarakat secara keterbukaan dan tidak bersifat rahasia,” tegas Firdaus.

Firdaus menekankan, bagi setiap jurnalis yang tergabung dalam wadah PWRI, dapat melaksanakan tugas dengan mempedomani ketentuan KIP dan KEJ, sehingga menunjukan jati diri jurnalis yang propesional dan berkompoten sesuai dengan tugas dan fungsinya.

“Mari kita bangun kemitraan dengan pemerintah secara harmonis dalam pengajian berita-berita yang bersifat membangun kemajuan daerah untuk lebih berkembang pesat. Dengan begitu bisa memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi daerah dan masyarakat,” pungkasnya. (lay) 

Sumber : MetroTabagsel.Com

Editor : Hendra Ray

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...