Kobaran Api di Padangmatinggi, 2 Ruko, 5 Warung dan 10 Kios Habis Terbakar

START FM – Ratusan masyarakat yang mengerubungi lokasi kebakaran berteriak agar seluruh manusia yang ada di dalam untuk keluar. Sementara di lain bangunan, masyarakat sibuk melempari bangunan terbakar, berharap agar api tidak menyebar kemana-kemana. Di bangunan lainnya, pemilik usaha bercampur dengan warga sibuk mengeluarkan barang-barang dagangan yang masih dapat diselamatkan.

Kebakaran hebat ini terjadi di Jalinsum Imam Bonjol, Kelurahan Padangmatinggi, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Psp. Dampaknya, dua rumah toko, 5 warung dan 10 kios ludes terbakar.

Informasi dihimpun Wartawan di lokasi kejadian, sumber api diduga berasal dari ruko milik Wiliyanto yang disewa oleh perusahaan makanan ringan, Indomas. Dengan cepat, api yang membesar kemudian menyebar dan merembet ke usaha warung makan milik Asmara Pane di sebelah kiri ruko. Kemudian api membesar dan melalap ruko di sebelah kanannya milik Anto yang dihuni bersama istrinya Mila.

Kondisi awal mula api perlahan melahap beberapa usaha, Kamis (14/7) di Jalan Imam Bonjol, Padangmatinggi, Psp Selatan, Kota Psp.

Kondisi awal mula api perlahan melahap beberapa usaha, Kamis (14/7) di Jalan Imam Bonjol, Padangmatinggi, Psp Selatan, Kota Psp.

Tak hanya itu, api yang terus-terusan membesar dan beberapa kali terjadi ledakan keras itu kemudian menjilat ke usaha bengkel milik Mora Pane dan usaha grosir milik Ali Pane. Setelah melalap tempat usaha dan  usaha 3 Bersaudara itu, api juga masih merambet ke rumah kios bernomor 261 di sebelah kiri jejerana bangunan yang terbakar,  yang kemudian berambet ke usaha toko handphone ‘Bu Hajjah’ milik Ida.

Setelah kelima usaha itu, dari belakang bangunan, api kemudian menghanguskan sedikitnya 10 kios di yang berada di Terminal Bus Batang Pane Baru, tepat di persimpangan Pasar Inpres Padangmatinggi, Jalan Imam Bonjol dengan Jalan Perintis Kemerdekaan.

Seorang perempuan keturunan Tionghoa yang merupakan kakak dari Anto merunutkan kabar dari adiknya yang menyebut terjadi kebakaran mulanya dari penjaga gudang distributor yang membakar sampah di belakang ruko sekaligus gudang itu.

“Aku ditelponnya, katanya sudah kebakaran di tempatnya dari gudang yang ada di sebelah ini. Ada yang bakar-bakar tadinya, katanya. Adik saya sudah lemas, istrinya Mila juga yang tadinya masih sholat sudah pingsan dibawa ke Rumah Sakit,” terang wanita yang enggan menyebut namanya.

Senada, Asmara Pane pemilik warung di sebelah kiri ruko sebagai gudang Indomas itu menuturkan, awalnya api berasal dari belakang gudang tersebut.

Sementara beberapa pemilik usaha dan kios yang menjadi korban belum dapat ditemui. Kebakaran hebat itu juga memaksa Kepolisian, TNI dan Dinsos serta Pemadam Kebakaran kewalahan. Sedangkan masyarakat yang ramai lalu lalang dan memadati akses lokasi juga menyibukkan petugas tersebut. Sehingga area sekitar kebakaran harus dipasangi dengan garis polisi untuk memberi batas warga dan petugas dan relawan yang hendak memadamkan api.

Jalan Imam Bonjol Padangmatinggi pun sementara ditutup dan dialihkan dari arah kota menuju Silandit. Selanjutnya ke Jalan By Pass AH Nasution, begitupun sebaliknya di Sihitang dialihkan ke Jalan By Pass AH Nasution.

Meski penyemprotan air sudah dibantu dari Pemadaman Kebakaran Pemkab Tapsel, BPBD dan Armada Anti Huru Hara Polres Tapsel, tetapi kobaran api masih sukar padam karena  berada di tengah-tengah kepadatan belasan bangunan sekaligus usaha itu. Hingga pukul 21.08 Wib, api masih belum padam.

“Belum, belum bisa. Pihak kita masih menyelidiknya. Apalagi apinya masih belum padam,” ucap Kasat Intel Polres Kota Psp, AKP Zuhairi di lokasi kejadian.

sumber : Metro Tabagsel

Admin : Musly Joss Start

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...