Mahalnya Mahar Dana Bimtek Desa Jadi Sorotan

Julfian Harahap

Panyabungan.StArtNews- Bimtek atau Bimbingan Teknis Kepala Desa menjadi sorotan sejumlah kalangan, pasalnya Dana Bimtek tersebut terlalu mahal dan bahkan ada indikasi kerjasama antara pihak Desa dengan Sekelompok.

Sekretaris Anak Muda Indonesia Provinsi Sumatera Utara Jufian Harahap  (AMI) kepada StArtNews di Medan Senin 11/9  melihat, Dana Bimtek yang di alokasikan dari Dana Desa terkesan dipaksakan, padahal belum tentu Bimtek yang dilakukan bermanfaat bagi kalangan Kepala Desa pasalnya, segala bentuk Administrasi Desa masih dikerjakan orang-orang suruhan Desa bahkan pihak Kecamatan.

Julfian Harahap meminta agar Menteri Desa dan Trasmigrasi Agar Menurunkan Satgas Dana Desa Ke Kab. Mandailing Natal melakukan pemeriksaan kepada pemerintahan desa dan Camat dan Lembaga yang melakukan Bimbingan Teknik (Bimtek) seperti yang baru dilaksanakan sejumlah desa ke Parapat.

Julfian menyebutkan bahwa Mahalnya Anggaran yang dihabiskan tersebut tidak sepadan dengan apa yang didapatkam padahal banyak Lembaga Bimtek yang siap melakukan bimtek dengan biaya yang lebih murah, tidak harus hotel mewah yang menghabiskan 6 juta per Kepala Desa.

Saat StArtNews mempertanyakan  salah satu Sekdes terkait SPj perjalanan Bimtek tersebut, mereka mengaku bingung karena SPJ dari Dana Desa dikeluarkan setiap tahun anggaran. Pembuatan SPJ sendiri akui mereka dilakukan oleh pihak Kecamatan dengan cara diupah.

Reporter : Sakban Azhari Lubis

Editor : Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...