Maklumat Sikap Kesatria Sang Bupati

Panyabungan.StArtNews- Netizen khusunya pemilik akun facebook yang berasal dari Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara dihebohkan dengan sikap Bupati Mandailing Natal Drs. H. Dahlan Hasan Nasution yang terkesan berani dan menantang penegak hukum untuk turun ke Mandailing Natal memantau langsung kondisi pembangunan Kabupaten Mandailing Natal di masa Periode beliau. Pesan tersebut disampaikan lewat Maklumat yang dibuat di Spanduk Besar yang terpasang di beberapa titik di Kota Panyabungan.

Maklumat tersebut muncul setelah adanya tudingan yang dilontarkan padanya dan Ketua DPRD terkait dugaan Korupsi pada sejumlah proyek di Mandailing Natal yang terkesan telah mendahului penegakan hukum di negara ini.

Maklumat sendiri dibuat pada tanggal 14 Februari lewat dan langsung menjadi trending topik di Masyarakat dan khalayak Dunia Maya khusunya Facebook.

Isi maklumat sendiri ada enam poin diantaranya yang menjadi sorotan tajam dan dinilai satu Keberanian seorang Kepala Daerah adalah poin ke lima yakni “Mari kita hargai Penegak Hukum yang telah menangani tuduhan Korupsi yang ditujukan kepada Saya, janganlah hendaknya Lembaga Penegak Hukum kita ikut diremehkan, cukuplah Saya dan Ketua DPRD yang dihina, dihujat dan dicaci maki. Dalam hal ini kiranya Bapak Kajatisu menurunkan Tim melihat apa sebenarnya yang terjadi di lapangan dan begitu juga KPK Saya Mohon untuk turun ke Mandailing Natal.”

Poin Maklumat Bupati Mandailing Natal Drs. H. Dahlan Hasan Nasution ini banyak dinilai netizen sebagai ungkapan keberanian dan sangat jarang didapat sosok Kepala Daerah seperti ini.

Ridwan Rangkuti, SH salah seorang pengamat Hukum mengaku salut atas Maklumat Bupati Mandailing Natal Drs. H. Dahlan Hasan Nasution. Maklumat tersebut kata Ridwan Rangkuti membuktikan kesungguhannya dan keberaniannya membuka secara nyata apa sebenarnya yang terjadi dan secara nyata. Maklumat tersebut juga memberikan penjelasan pada Masyarakatnya tentang apa yang dituduhkan sekelompok orang padanya tentang dugaan tindak pidana korupsi APBD Mandailing Natal.

“Jarang kita dapatkan sosok Kepala Daerah yang berani seperti beliau dengan membuka secara terbuka apa sebenarnya terjadi dan membantah dengan keras tudingan sekelompok orang tersebut terhadapnya, bahkan dia mengharapkan kehadiran Penegak hukum untuk turun ke lapangan melihat kondisi yang dituduhkan padanya.”Papar Rindwan Rangkuti pada StArtNews.

Seperti diketahui bahwa akhir-akhir ini banyak pemberitaan menyangkut sejumlah proyek di Mandailing Natal yang saat ini sedang didalami oleh pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Pemeriksaan terhadap sejumlah saksi pun sudah dilakukan oleh pihak Kejatisu. Pemeriksaan itu meliputi sejumlah proyek di Taman Raja Batu dan Tapian Siri-siri Syariah yang berlokasi di komplek Perkantoran Bupati dan Desa Parbangunan. Namun sejauh ini pihak Kejaksaan Baru tahap pemanggilan saksi-saksi atas dugaan korupsi tersebut.

Bupati Mandailing Natal Drs. H. Dahlan Hasan Nasution di tempat terpisah pada StArtNews mengatakan bahwa adanya kritik dan tudingan dari sekelompok orang tersebut terkait kinerjanya dianggapnya tidak akan menghalangi niatnya untuk melanjutkan program pembangunan Kabupaten yang dipimpinnya. Saat ini kata Drs. H. Dahlan Hasan Nasution Asset Pemerintah Daerah telah bertambah yakni Taman Raja Batu yang sekarang menjadi Ikon Kota Panyabungan. Tapian Siri-siri syariah sendiri saat ini sudah menjadi tempat berbagai acara yang sebelumnya Pemerintah Daerah terpaksa mengeluarkan atau mengalokasikan Anggaran setiap tahunnya untuk sebuah lapangan. Dengan adanya Tapian Siri-siri Syariah otomatis telah mengurangi beban daerah.

Saat ini kata Bupati Mandailing Natal masih ada sejumlah proyek besar yang tentunya tinggal menunggu waktu pengerjaannya. Seperti Bandara Abdul Haris Nasution di Bukit Malintang, Rumah Sakit Umum Daerah yang lokasinya tidak jauh dari Komplek perkantoran Bupati di Bukit  Payaloting yang kemarin baru saja dilakukan peletakan batu pertama oleh Gubernur, selain itu rencana pembangunan kampus Universitas STAIN yang direncanakan di Kotanopan, Natal dan Panyabungan.

Tentu kata Drs. H. Dahlan Hasan Nasution ini semua harus didukung oleh Masyarakat, apalagi saat ini kata beliau, putra daerah Mandailing Natal yang memiliki posisi strategis di Negara ini sudah turun dan ikut serta mendorong bangkitnya pembangunan Mandailing Natal.

Mengkritik kata Drs. H. Dahlan Hasan Nasution boleh saja, asal kritikan tersebut mengenai akal sehat dan tidak didasari tendensi. Di Akhir wawancara StArtNews dengan Bupati Drs. H. Dahlan Hasan Nasution mengatakan “Manusia tidaklah ada yang sempurna, kesempurnaan hanya milik Allah semata” mari sama membangun Mandailing Natal karena pembangunan ini tidaklah dinikmati satu dua orang saja, namun masyarakat keseluruhannya.

Reporter : Tim Redaksi StArtNews

Editor: Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...