Masih Didominasi Faktor Eksternal, Rupiah Mencoba Bangkit

1224223-kum----rupiah-menguat-tipis--780x390Nilai tukar rupiah melemah cukup dalam di awal pekan. Tekanan eksternal tak terbendung. Pergerakan rupiah hari ini juga masih rentan koreksi.

Pada awal perdagangan di pasr spot Selasa (27/10/2015), rupiah mencoba bangkit. Data Bloomberg menunjukkan, mata uang garuda dibuka menguat ke posisi Rp 13.607 per dollar AS, dibandingkan penutupan kemarin pada 13.648.
Di pasar spot, Senin (26/10/2015) nilai rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) tergerus 0,20 persen menjadi 13.648. Sedangkan kurs tengah rupiah di Bank Indonesia melemah 1,12 persen ke 13.643.
Analis Pasar Uang PT Bank Mandiri Tbk Reny Eka Putri menuturkan, pelemahan ini memang terjadi akibat gempuran data ekonomi AS yang kembali prima menjelang rapat FOMC. Ini menghidupkan lagi harapan pasar akan peluang kenaikan suku bunga The Fed di akhir tahun 2015.
Terbaru, data flash manufacturing PMI AS September 2015 naik dari 53,10 ke 54. Sedangkan dari dalam negeri menurut Reny tekanan datang dari situasi politik yang negatif, seperti bencana asap dan isu reshuffle kabinet.
Sementara itu Faisyal, Research and Analyst PT Monex Investindo Futures menambahkan, keputusan People’s Bank of China memangkas bunga turut menggoyahkan ekonomi emerging market.

Faisal memprediksi, rupiah Selasa (27/10/2015) berpeluang melemah di 13.500–13.750.
Perkiraan Reny, rupiah flat to negative di 13.600–13.780.

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...