Masyarakat Minta Pemerintah Atasi Kasus Anak Penghisap Lem

lemMADINA-START NEWS – Kasus menghisap lem, muncul di sejumlah wilayah di setiap Kecamatan Kabupaten mandailing natal.
Kasus tersebut merambah dunia anak-anak tingkat pelajar SMP dan SMA. Namun sayangnya, kasus tersebut tidak bisa dibasmi karena tidak ada pelanggaran hukum.

Akibat menghisap lem, orangtua kesulitan dan hanya bisa mencari solusi sendiri-sendiri. Seperti yang disampaikan Kades simangambat kecamatan siabu kepada reporter start news, , Minggu (11/10), kasus anak-anak usia sekolah menghisap lem sudah lama terjadi di desa-desa di setiap kecamatannya, di kabupaten mandailing natal umumnya.

‘’Kasus ini sudah banyak terjadi. Banyak anak yang terlibat dengan kasus tersebut. Namun ketika dilaporkan ke polisi, tidak bisa ditindak karena tidak ada pasal yang memberatkan kasus tersebut,’’ Ucap Busri warga desa simangambat kepada reporter start news.

Busri mengaku, kasus menghisap lem oleh anak kalangan remaja sebenarnya sangat berbahaya dan perlu ada tindakan secara bersama oleh masyarakat dan pemerintah. Sebab, kasus tersebut bisa merusak mental dan fisik anak. Hal yang sama juga disampaikan Kades desa tangga bosi kecamatan siabu.

Menurut Kades desa tangga bosi, kasus menghisap lem oleh kelangan remaja sampai saat ini masih ada di wilayahnya. ‘’Kita sudah sempa tindak dan memberi hukuman dengan mengumpulkan mereka yang kedapatan memakai lem dan hasilnya memang ada yang takut dan tidak mengulangi lagi. Namun ada yang sampai saat ini tidak mau berhenti karena sudah kecanduan,’’jelas Kades desa tangga bosi

Kades desa tangga bosi mengakui, untuk mengatasi persoalan kalangan remaja penghisap lem, hendaknya ada campur tangan pemerintah melalui dinas terkait. Selain itu, memberikan sosialisasi atau pemberitahuan terhadap pemilik warung yang menjual lem.

Reporter : Musli H Nasution

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...