Menteri Agama Gagal Hadir di Kotanopan

Kotanopan, StArtNews- Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Syaifuddin yang dijadwalkan hadir di Kotanopan,  Kamis (12/4) untuk meletakkan batu pertama pembangunan Kampus STAIN Mandailing Natal di Tor Siojo  Kec. Kotanopan ternyata gagal hadir.

Padahal, sesuai undangan yang ditandatangani Bupati Mandailing  Natal Drs. H. Dahlan Hasan Nasution, Menteri Agama dijadwalkan akan hadir di Tor Siojo Kecamatan Kotanopan pukul 09.00 0WIB. Setelah itu baru meresmikan Kampus STAIN di Panyabungan.

Camat Kotanopan Kholillullah,  S.Sos yang dihubungi membenarkan kalau Menteri Agama batal hadir ke Kotanopan. ” Iya,  batal hadir. Informasi tidak datangnya Menteri Agama ini didapat dari Sekda Madina, Drs. M. Syafei Lubis, M.Si tadi pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Sekda langsung datang ke Kotanopan menyampaikan pembatalan ini. Namun apa alasannya tidak disampaikan Sekda, saya kira itu masalah waktu saja” ujar Camat.

Dikatakannya, terkait kedatangan Menteri Agama di Kotanopan memang sudah final. Kita juga dari Muspika sudah menyiapkan penyambutan dan mendirikan teratak serta menyiapkan Gordang Sambilan untuk penyambutan. Namun mungkin Allah belum memberikan kesempatan kepada beliau untuk hadir di Kotanopan.

Sementara itu, Kabag Humas Pemkab Madina,  M.  Afandi yang dihubungi terkait apa penyebab Menteri Agama batal hadir di Kotanopan mengatakan hanya  permasalahan waktu. Jadwal Menteri Agama sangat singkat di Madina, beliau harus berangkat dari Madina pukul 13.30 WIB.  Jadi Menteri Agama hanya meresmikan Kampus STAIN di Panyabungan dan tatap muka dan Silaturrahmi di Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru.

Pantauan StArtNews di Tor Sioji Kotanopan, untuk menyambut Menteri Agama ini sudah dipersiapkan segala sesuatunya, mulai dari teratak, konsumsi, Gordang Sambilan, karangan bunga dan  spanduk. Sebagian undangan dan  Kepala Desa serta Muspika Kotanopan sudah  berkumpul di Tor Siojo, namun karena Menteri Agama batal hadir hadir mereka akhirnya pulang.

Rahmad Risky Daulay, anggota DPRD Madina yang  sempat sudah berada di Tor Siojo mengaku kecewa karena pembatalan kehadiran  Menteri Agama dilakukan satu setengah jam sebelum acara.  “Acara penyambutan ini sudah  dipersiapkan dari 3 hari lalu, bahkan sebagian Sekdes dan Panitia tadi malam ada yang tidur jam 3 di lokasi Tor Siojo ini, namun ternyata gagal” ujarnya.

Reporter : Lokot Husda

Editor : Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...