Milyaran Uang Negara di Distan Madina Mubazir

Panyabungan.StArtNews- Nilai yang fantastis untuk sebuah program pengembangan Tanaman Bawang Merah di Kabupaten Mandailing Natal yakni Rp.840.631.441.00 sesuai kode rekening 2.012.01.01.25.04 yang dianggarkan pada tahun 2015 lewat di Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal. Namun besarnya alokasi anggaran untuk kebun bawang merah tersebut ternyata tidak meningkatkan taraf hidup masyarakat petani. Tetap saja harga bawang merah memerah dan tetap saja dibawa dari luar Mandailing Natal.

Fauzan Helmi Rangkuti LSM Madina Care pada StArtNews mengatakan, program Pengembangan Tanaman Bawang Merah tersebut seharusnya dapat meningkatkan taraf hidup para petani, namun program tersebut seolah hanyalah judul belaka tanpa tindak lanjut, meski proyek tersebut berjalan, namun tidak maksimal, kondisi ini karena kurangnya SDM Dinas Pertanian dalam menjalankan Program tersebut.

Tidak hanya program Pengembangan Tanaman Bawang Merah kata Fauzan Helmi Rangkuti, banyak program lain yang dinilai mubazir dan bahkan tidak menyentuh masyarakat petani seperti  permasalahan pembangunan/rehabilitasi jalan usaha tani tahun anggaran 2015 Nomor Rekening 2.01.2.01.0116.35 dengan total anggaran Rp 956.763.950,00. dengan dugaan kegiatan itu hanya menghambur-hamburkan uang sebab pelaksanaannya di lapangan jika dilihat langsung lebih banyak yang sudah rusak dan bahkan ada yang tidak berfungsi, papar Aktipis Anti Korupsi Mandailing Natal.

“Kegiatan yang dua itu saja ditambah persoalan cetak sawah baik di Pantai Barat maupun Siabu sampai sekarang menjadi sorotan tajam masyarakat,” jelasnya.

Saya berharap kepada pihak kejaksaan Madina maupun Pihak kepolisian agar serius mengaudit anggaran Dinas Pertanian Madina jangan seperti Hukum karet yang tidak jelas,loncat kesana,loncat kesini.

Reporter : Sakban Azhari Lubis

Editor : Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...