Nasib Guru Honor SMA/SMK Madina Menunggu Petunjuk Pemprovsu

Panyabungan.StArtNews-Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Cq Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah menampung anggaran honor bagi tenaga pengajar/ guru honor mengajar di SMA dan SMK. Namun untuk penyalurannya masih menunggu payung hukum atau petunjuk dari Dinas Pendidikan  Provinsi Sumatra Utara.

Demikian disampaikan Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Madina Jamila, SH kepada StArtNews, Jumat (24/2) di ruang kerjanya.

Jamila mengatakan, sejak beralihnya pengelola SMK/SMK ke  Provinsi. Menyebabkan nasib guru honorer untuk menjadi terkatung – katung, utamanya pembayaran honor mereka. Namun pihaknya sudah melihat itu semua, sehingga telah ditampung anggarannya dalam APBD untuk Tahun 2017.

“Saat ini kita sedang melakukan kordinasi ke Peropinsi, terkait dengan pembayaran honor para guru honor, memang sejak ada peralihan banyak datang keluhan maupun pertanyaan kepada kita tentang nasib mereka” ujarnya.

Dikatakannya, sebelumnya mereka juga sudah melakukan kordinasi ke pihak  Provinsi , jawaban yang diterima agar membuat surat secara resmi, makanya ada utusan ke Medan membawa berkasnya.

“Memang kita dengar informasi ada beberapa daerah sudah memutus langsung, dan tidak menampung lagi anggarannya. Kalau di Madina ada ditampung sekitar Rp.3 Milyar dengan jumlah guru sekitar 300 orang. Hal inilah yang kita coba perjuangkan, tentu kitapun tidak ingin nanti menyalahi aturan” katanya.

Sementara itu bagi guru honorer dia mengharapkan agar bersabar menunggu prosesnya di  Provinsi . “Kita harapkan agar guru honor mengajar di SMA dan SMK agar bersabar, semoga cepat selesai dan bisa dibayarakan untuk Tahun 2017, kalau untuk tahun depan kita belum tahu” ungkapnya.

Reporter : Z Ray                                                  

Editor : Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...