Pasca Banjir di Malintang Jae, Warga Masih Trauma

Panyabungan.StArtNewsPasca Banjir bandang yang bersumber dari sungai Pata Botung yang meluluhlantakkan desa Malintang Jae, Kecamatan Bukit Malintang,  Kabupaten Mandailing Natal, pemerintah melalui Dinas PU masih terus melakukan pengerukan aliran sungai yang sudah mendangkal,  alat berat dikerahkan untuk melakukan pengerukan aliran sungai dan pembersihan material lumpur yang menimbun perumahan penduduk.

Kepala Dinas PU Mandailing Natal Aby Syahdin pada wartawan mengatakan,  pihaknya akan kembali memaksimalkan aliran sungai karena memang sumber air bah meluber ke pemukiman penduduk karena kondisi sungai yang sudah mendangkal. Selain itu banyaknya ditemukan kayu kayu gelondongan yang diduga berasal dari hulu sungai yang berada di perbukitan wilayah malintang.

Pantauan StArtNews di lokasi,  warga sampai hari ini juga masih bersih-bersih pasca banjir,  warga sempat kesulitan karena banyaknya material lumpur yang masuk ke pemukiman warga. Warga terpaksa membersihkan rumah mereka dengan alat seadanya agar kembali bisa ditempati.

Salah seorang warga irman pada StArtNews mengaku,  saat ini masih trauma, karena kondisi cuaca yang masih extrim dan hujan yang masih terus turun ketika malam hari, warga kata Irman masih berjaga-jaga ketika malam karena ada dugaan,  di daerah hulu sungai yang berada diperbukitan masih menjadi ancaman serius untuk desa mereka,  karena jelas,  munculnya kayu kayu glondongan yang dibawa arus sungai Pata Botung saat banjir bandang kemarin menjadi ancaman serius. Warga berharap,  pihak terkait jangan hanya melakukan pengerukan aliran sungai,  tetapi melihat kondisi hulu sungai Pata Botung apakah ada terjadi penyumbatan atau tidak.

Reporter : Hanapi Lubis

Editor : Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...