Pelapor PBB untuk HAM Palestina mengundurkan diri

9MUSIK DAN INFORMASI PAGI – Pelapor Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai situasi HAM di wilayah Palestina Makarim Wibisono mengundurkan diri dari jabatannya dengan alasan bahwa Israel tidak memberinya akses ke wilayah Palestina.

“Saya memutuskan sejak tanggal 31 Desember (untuk mengundurkan diri) karena pada tanggal 13 Oktober, saya menulis surat yang ke lima kalinya kepada pemerintah Israel (untuk bisa berkunjung ke negara tersebut) karena saya ditugaskan PBB untuk mengevaluasi keadaan di daerah Palestina,” kata Wibisono kepada wartawan BBC Indonesia Rizki Washarti hari Selasa (05/01).

Namun hingga 31 Desember 2015 izin tersebut belum kunjung diberikan Israel.

“Percuma saya memiliki mandat untuk melakukan evaluasi dan rekomendasi kalau saya tidak memiliki akses karena saya mendapat telepon, skype bahwa keadaan di Tepi Barat itu sekarang jelek. Jadi saya ingin melihat dengan mata kepala sendiri keadaan di situ,” tambah Wibisono.

Dia akan secara efektif meninggalkan pekerjaannya pada tanggal 31 Maret 2016.

Wibisono yang mulai bertugas pada pertengahan 2014 mengatakan dia menerima jabatan itu ”dengan pemahaman bahwa Israel akan memberi saya akses, sebagai pengamat yang tidak memihak dan obyektif.”

Tetapi ia ”frustrasi dalam setiap langkah.”

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel Emmanuel Nahason mencatat Wibisono bukan orang pertama yang mengundurkan diri dari jabatan tersebut.

Nahason mengatakan mandat yang diberikan kepada pelapor “terdistorsi dan bias”.

Setelah usai menjabat sebagai Pelapor Khusus PBB, Makarim Wibisono berencana untuk tetap memperjuangkan hak-hak asasi manusia, baik di Palestina maupun di negara-negara lain.

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...