Pemkab Madina Kembali Diminta Evaluasi Sekdes Bermasalah

7

Redaksi Start News

START NEWSPANYABUNGAN – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal diminta untuk mengevaluasi kembali pengangkatan Sekdes (Sekretaris Desa) jadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diangkat beberapa waktu lalu. Karena,pengangkatan sekdes dinilai syarat dengan manipulasi dan tidak sesuai dengan amanat Undang-Undang.

“Pemkab Madina diminta bertindak. Jika terbukti melanggar undang-undang serta pengangkatannya beberapa waktu lalu penuh rekayasa dan memanipulasi data agar sekdes yang diangkat menjadi PNS itu diberhentikan serta oknum-oknum yang terlibat dalam pengangkatan itu diproses secara hukum yang berlaku,” ujar Sekretaris FKI-1 (Front Komunitas Indonesia Satu) Kab. Madina Harun Arrasyid Nasution kepada Wartawan, Senin (23/11) di Panyabungan.

Dikatakannya, pengangkatan Sekdes yang penuh dengan rekayasa dan manipulasi data ini mengakibatkan orang yang tidak berhak menjadi Sekdes ternyata menjadi Sekdes. Anehkan, sepengetahuan warga yang bersangkutan tidak pernah jadi Sekdes, tapi nyatanya diangkat jadi Sekdes. Kemudian, sepengetahuan kita mulai tahun 2005 di Madina tidak pernah ada Sekdes perempuan, tapi begitu pengangkatan Sekdes banyak muncul Sekdes perempuan.

Selain terkait dengan pengangkatan Sekdes menjadi PNS yang masih bermasalah, banyak juga Sekdes yang tidak berdomisili di tempat tugasnya, bahkan jarang sekali mengurusi persoalan di desa ia bertugas. Inikan sama dengan pemborosan anggaran. Setiap bulan gaji diambil, tetapi sekdesnya tidak berdomisili di desa itu. Bahkan tidak pernah terlibat pada setiap persoalan di tempat dia bertugas dan hanya mengurusi usaha bisnisnya.

Untuk itu, kami berharap kepada Pemkab Madina agar kembali membentuk tim untuk mengevaluasi kinerja para sekdes PNS. Begitu juga kepada Inspektorat agar memproses semua sekdes yang bermasalah. Pemerintah harus tegas dan harus berani menindaklanjuti semua persoalan sekdes ke ranah hukum. Jika tidak, uang Negara akan habis sia-sia menggaji mereka yang pengangkatannya bermasalah.

Kita berharap Pemkab Madina betul-betul menindak sekdes yang di duga bermasalah, baik pengangkatan dan kehadirannya di tempat ia bertugas. Karena permasalahan sekdes ini sudah sering mencuat kepermukaan, namun entah apa sebabnya tidak berapa lama kemudian hilang begitu saja,” kata Harun

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...