Pengedar dan 5 Pemakai Ganja Diciduk

1START NEWS – Awal 2016 ini, Kepolisian Resort Padangsidimpuan menciduk seorang pengedar bersama lima pemakai ganja dari tepian Sungai Rukkare atau Aek Sibontar, Kampung Teleng, Kelurahan Wek III, Kecamatan Padangsidimpuan Utara,Belum lama ini.

Dari pengedar yang berkilah sebagai pengurus Lubuk Larangan di kampung itu, Jhony Alpandi Sikumbang (40) diamankan 200 gram ganja yang baru dibelinya.

Selain Jhoni, turut diamankan lima orang lainnya sebagai pengguna yang juga merupakan Warga Kampung Teleng dan satu diantaranya merupakan warga Batunadua Jae, Kecamatan Psp Batunadua.
Kelimanya yaitu, Taufik Ansari Siregar (38), Ramadhan Saleh (20), Ridwan Efendi (24), Hendri Suhandi (41) dan Junius Alfandra (22) warga Batunadua Jae.

Kasat Res Narkoba, AKP K Nababan menerangkan, keenamnya ditangkap di sebuah gubuk yang terletak di tepian sungai Aek Sibontar.

“Sudah pernah kita ke situ, tapi sering ada pelemparan. Dengan gabungan petugas, kita ke sana dan membawa keenam orang yang sedang dalam gubuk di tepi sungai itu. Dari situ kita mendapatkan 200 gram ganja milik Joni Alpandi, pembelinya Hendri Suhandi, selain itu semua pengguna,” ungkapnya menerangkan tangkapan pertama pada tahun 2016 ini.

Jhony Alpandi yang ditemui dalam sel tahanan, meski memberontak, tapi ia mengakui kalau ganja itu adalah miliknya dan didapat dari seorang yang  tidak dikenal di Pajak Ikan, Kota Psp pada pagi hari tadi.
“Aku sudah capek ditanya. Ke sana (kampung Teleng,red) saja tanya, barang itu itu punya siapa. Pening kepalaku. Tadi sudah ditanya orang itu. Iya, itu ganja milikku, aku dapat dari orang yang tidak ku kenali tadi pagi, di Pajak Ikan,” ucapnya tersungut-sungut.

Lantas dari mana asal barang itu, Jhoni mengaku tidak mengetahuinya dan harga ia enggan membeberkannya.“Mungkin dari Mandailing, saya tidak tahu. Orangnya juga saya tidak tahu. Itu barangku, sudah jelas,” cetusnya.

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...