Penjualan Saham Bank Marak, Bursa Asia Bergolak

10MUSIK & INFORMASI PAGI – Indeks Nikkei 225 Jepang tercatat turun 5,5 persen ke level 16.069,94 dan di S&P/ASX 200 Australia turun 2,9 persen menjadi 4.832,10. Pasar juga turun di Filipina, Indonesia, Thailand dan Selandia Baru.

Sementara di China, Hong Kong, taiwan dan Korea Selatan tutup bertepatan dengan libur perayaan tahun baru China.

Diantara saham perbankan, saham National Bank of Australia turun 4,8 persen di Sydney. Sementara  Mizuho Financial  turun 6,1 persen di Tokyo.

Pasar saham terus menunjukkan indikasi menurun sejak 2015. Beberapa faktor membuat mood investir tetap pada pilihan menjual. Misal, harga minyak mentah yang terjun bebas, lambatanya pertumbuhan ekonomi serta prospek kenaikan bunga Federal Reserve setelah beberapa tahun memberlakukan kebijakan mometer “ultra-easy.”

Pada Selasa (09/02/2016), penjualan saham di Asia terkonsentrasi pada saham bank. DIlaporkan indeks saham di SPanyol turun 4 persen sementara di Italia turun 5 persen dan di Yunani turun 8 persen.

“Ada kekhawatiran yang menekan pasar aset yang akan mulai berdampak pada ekonomi nyata,” kata Chris Weston, Chief Market Strategist di IG, Melbourne, Australia.

“Periode ini membuat volatilitas dan penurunan kredit yang akan berdampak pada bisnis dan yang harus dikhawatirkan juga adalah berapa banyak rumah tangga yang merasakan dampak penurunan pasar keuangan,” tambah dia.

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...