Plt. Sekda Madina Tak Mampu Tingkatkan Disiplin Aparatur Pemerintah Daerah

Panyabungan.StArtNewsHampir dua tahun Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara Drs. M. Syafei Lubis  menjabat, disiplin para Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Daerah Mandailing Natal semakin merosot, pada jam kerja bahkan saat pelaksanaan Apel pagi, para Pegawai ASN yang lebih dikenal saat ini kerap bolos kerja. Meski demikian, Plt. Sekretaris Daerah tutup mata padahal, sesuai dengan struktur, yang lebih bertanggung jawab atas kinerja para ASN di lingkungan Pemerintah Daerah adalah Sekretaris Daerah selaku Pembina tertinggi dikalangan ASN (PNS ). Ironisnya, kondisi ini telah berjalan hampir dua tahun lamanya.

Sejumlah kalangan menilai kondisi ini akibat ketidak mampuan Plt. Sekretaris Daerah Drs. Syafei Lubis dalam menjalankan tugasnya, tidak adanya disiplin PNS dilingkungan Pemerintah Mandailing Natal karena Sekdanya tidak punya didikan Disiplin.

Ketua Terpilih Pegerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Mandailing Natal, Ali Sahnan Siregar kepada StArtNews, Jumat (5/5) mengatakan, dia meminta agar Bupati Mandailing Natal, Drs. Dahlan Hasan Nasution segera melakukan evaluasi terhadap Plt. Sekretaris Daerah Drs. Syafei Lubis .

Ada beberapa hal yang pantas menjadi pertimbangan bagi Bupati selaku Kepala Daerah yang masih punya hak untuk memberhentikan Plt. Sekda Mandailing Natal termasuk tidak adanya perubahan yang signifikan terhadap tingkat kehadiran dan disiplin para Aparatur Pemerintah Daerah.selama hampir dua tahun kata Ali Sahnan Siregar, tak terlihat perubahan di disiplin PNS selaku Pelayan Masyarakat, justru semakin bobrok. Sekda pun justru terkesan merawat kebobrokan tersebut agar Bupati terkena Imbasnya.

Ali Sahnan Siregar khawatir  dengan Plt Sekda sekarang bisa menjadi Bumerang bagi Bupati Madina. Karena ketidak becusannya mendisiplinkan bawahannya.

” Jangan semua harus diserahkan sama Bupati tugas itu, tugas pokok sekda itu jelas membantu dalam hal Pemerintahan, ini kelihatan Sekda kerap buang bola yang akhirnya Kepala Daerah kena Imbasnya seperti Disiplin PNS yang semakin bobrok” tegas Ketua PMII Mandailing Natal.

Hal yang sama juga di katakan Direktur Madina Care. Helmi Rangkuty menilai, Sekda merupakan jabatan tertinggi di PNS. Ketidak mampuan Sekda dalam mendisiplinkan bawahannya adalah cerminan kebobrokan Pemerintah yang berujung pada ketidakpuasan masyarakat terhadap kepuasan pelayanan Pemerintah.

Sekda seharusnya menjadi tolok ukur keberhasilan Pemerintah dalam membangun sumber daya manusia dilingkungan Pemerintah Daerah. Namun sebaliknya, Helmy Rangkuti aktifis Madina Care ini menduga sekda sengaja merawat kebobrokan tersebut dengan tujuan tertentu.

Untuk itu, sangat wajar, Bupati Mandailing Natal Drs. Dahlan Hasan Nasution melakukan penyegaran terhadap kedudukan Plt. Sekda, karena jelas, kedudukannya Drs. Safei Lubis sebagai Plt. Sekda Madina tidak membawa Perubahan yang signifikan didalam  Pemerintahan khususnya di Tubuh Aparatur Pemerintah Daerah.

Reporter : Sakban Azhari

Editor : Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...