Presiden Venezuela Nicolas Maduro Kembali Berlaga di Pilpres 2018

Presiden Venezuela Nicolas Maduro berencana maju dalam pemilihan presiden untuk masa jabatan kedua, pada pilpres yang akan dilaksanakan pada 30 April 2018 nanti.

Keputusan itu juga bertepatan dengan upaya Partai Sosialis Venezuela — yang berkuasa — untuk mengonsolidasikan kekuatan. Demikian seperti dikutip dari VOA News (25/1/2018).

Sebelumnya, Pilpres Venezuela tahun ini dijadwalkan akan dilaksanakan pada akhir 2018.

Namun, beberapa analis memperkirakan bahwa Maduro akan mendorong agar pilpres dilakukan lebih dini, sembari memanfaatkan perpecahan di kelompok oposisi Venezuela.

Tidak lama setelah dewan melakukan pemungutan suara, Maduro mengatakan dia akan maju kembali dalam pemilihan presiden.

“Saya adalah pekerja sederhana,” kata Maduro kepada wartawan, seperti dikutip Associated Press di sebuah pawai.

“Saya akan menerima pencalonan presiden, bila kekuatan sosial dan politik revolusi Bolivia menghendaki.”

Kemungkinan Maduro terpilih kembali, akan menghina “sanksi dan persekusi finansial” yang diterapkan oleh Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya, kata Wakil Presiden Venezuela Tareck El Aissami di hadapan peserta pawai, yang disusul dengan sorak sorai dan tepuk tangan.

Juru Bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, Heather Nauert, merespons rencana Maduro untuk mencalonkan diri pada Pilpres Venezuela 2018.

Ketika ditanya apakah Venezuela akan diuntungkan dengan masa jabatan kedua Maduro, Nauert mengatakan, “Saya pikir tidak.”

“Saya pikir itu bukan ide yang bagus. Tetapi memang warga yang harus menentukan,” ucap Nauert mengomentari Pilpres Venezuela 2018.

Sumber : Liputan6.Com

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...