Proyek Rehabilitasi Senilai 9 Miliyar Sarat Korupsi “Diminta kepada Kapolda Periksa Direktur PT. CANTIKA DYANDRA

 

Panyabungan.StArtNews-  Pengerjaan Proyek Rehabilitasi Jaringan Irigasi Batang Gadis yang berada di Lintas Timur Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina),  diduga sarat korupsi.

Pembangunan Intake dan Jaringan Pipa Transmisi Air Baku Panyabungan, Kab. Mandailing Natal, Satuan Kerja SNVT PELAKSANAAN JARINGAN PEMANFAATAN AIR SUMATERA II PROVINSI SUMATERA UTARA, PT. DIPA PANALASA Rp 9.343.705.800,00.

Nama Lelang  Rehabilitasi Jaringan Irigasi di Batang Gadis 6.628 Ha. (3.250 Ha); Kab. Mandailing Natal Satuan Kerja SNVT PELAKSANAAN JARINGAN PEMANFAATAN AIR SUMATERA II PROVINSI SUMATERA UTARA yang di kerja kan PT. CANTIKA DYANDRA – Nilai kontrak 2017 Rp.9.685.643.000,00.

Ketua Anak Muda Indonesia AMI melalui Sekretaris  julfian harahap mengatakan Proyek dengan nilai kontrak sebesar Rp.9.685.643.000,  di lapangan, pengerjaan proyek Dana Rutin Dinas Pengairan Provinsi Sumut kuat dugaan sarat KKN dan merugikan keuangan Negara, seperti pasangan dek batu kali yang sembarangan dan campuran semen tak sesuai bestek” kata Julfian.

Ia juga menambahkan “Tidak hanya itu saja, meminta para penengak hukum agar mengusut dungaan keterlibatan oknum PNS pada peroyek rehabilitasi jaringan irigasi Batang Gadis  dan pekerjaannya diduga asal- asalan.

Sebangaimana pada waktu yang lewat Mahasiswa PC. PMII telah melakukan aksi di depan kantor Kejaksaan Negeri Panyabungan.” Ujarnya.

Kami dari Anak muda Indonesia Ami Sumut meminta kepada Bapak Kapoldasu dan Kejatisu agar memanggil Direktur PT. CANTIKA DYANDRA untuk mempertanggung jawabkannya.” Uangkapnya.

Di tempat terpisah kepala kontraktor saat dikonfirmasi StArtNews tak bisa dijumpai namun kantornya tak tahu dimana rimbahnya.

Reporter : Sakban Azhari Lubis

Editor : Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...