Rentan Koreksi, Rupiah Mencoba Bertahan

Tempo.CO10

MUSIK & INFORMASI PAGI – Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada awal perdagangan Selasa (19/1/2016) bergerak di teritori negatif.

Data Bloomberg menunjukkan, pukul 09.00 WIB mata uang garuda berada di posisi Rp 13.919 per dollar AS, turun dibandingkan penutupan kemarin pada 13.905.

Kemarin, rupiah di pasar spot naik tipis 0,03 persen menjadi 13.905. Namun kurs tengah rupiah di Bank Indonesia (BI) melemah 0,32 persen ke 13.931.

Research and Analyst Divisi Tresuri Bank BNI, Trian Fathria menjelaskan, penguatan rupiah tersebut karena aktivitas perdagangan di Amerika Serikat (AS) sedang libur nasional.

Sedangkan rilis data ekonomi AS akhir pekan lalu tidak memuaskan.

“Sehingga ada celah memanfaatkan keunggulan efek dari stabilnya pasar global,” kata Trian seperti dikutip Kontan.

Apalagi Tiongkok juga memberikan dorongan positif bagi rupiah karena mata uang negeri itu kembali stabil.

Hari ini Trian melihat koreksi rupiah bisa terjadi jika harga minyak kembali turun. Sebagai mata uang berbasis komoditas, rupiah akan terkena imbas. Selain itu, pasar AS juga kembali aktif.

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...