Seminggu Baru Siap, Proyek Air Bersih Di Hutagodang Tidak Berfungsi

air-mampet

START NEWS – ULU PPUNGKUT – Baru seminggu siap pengerjaannya, proyek air bersih di desa Hutanagodang Kecamatan Ulu Pungkut Kab. Mandailing Natal sudah tidak berfungsi.  Besar dugaan, tidak berfungsinya air bersih tersebut karena pembangunannya asal jadi.

Ironisnya lagi, mulai proyek ini dibangun sampai siap warga tidak mengetahui berapa jumlah anggaran dan dari mana sumbernya. Proyek ini tidak ubahnya proyek siluman karena tidak ada papan merk, begitu juga dengan rekanan yang mengerjakan tidak diketahui warga. Anehnya, pihak terkait sepertinya tutup mata terhadap keberadaan proyek ini.

Tokoh pemuda Hutagodang Idris Sandi Matondang kepada Wartawan, Minggu (21/12) di Hutanagodang mengatakan, tidak berfungsinya pembangunan air minum cukup membuat warga sekitar kecewa. Padahal, di tengah kebutuhan air bersih yang begitu mendesak , proyek air minum ini malah tidak berfungsi. Padahal proyek ini  baru di bangun, warga belum sempat menikmatinya, tau-tau sudah tidak berfungsi.

“ Proyek ini misterius, warga tidak mengetahui dari mana anggaran dan berapa jumlahnya. Begitu juga dengan pihak rekanan yang mengerjakan tidak diketahui. Dugaan pembangunan proyek ini asal jadi, hal ini di buktikan dengan tidak masuknya air ke tungku tempat keluar air. Pihak rekanan membuat sambungan dari paralon, padahal pipanya di pasang dari besi,” ujarnya.

Dikatakannya, sambungan paralon yang di buat rekanan pecah di sana sini, jadi air muncrat keluar. “Pipanya dari besi, sedangkan  semua sambungan terbuat dari paralon, ya inggak tahan lah. Semua sambungan pipa sudah pecah, bahkan sudah ada yang lepas dari sambungannya, padahal ia belum pernah di mamfaatkan warga,” ucapnya.

Bukan itu saja, lanjut Idris Sandi, hasil amatan di lapangan pengerjannya seperti asal jadi. Sebab, biasanya ada di bangun tungku-tungku penahan pipa di beberapa tempat. Ini tidak ada, pipa hanya di letakkan di atas tanah di atas lahan persawahan warga. Perkerjaanya asal jadi, masak tungku penahan pipa tidak ada, kalaupun ada hanya kayu kecil di ikatkan ke pipa. Jadi  pembangunannya amburadul,” ucapnya.

“Atas nama warga kita sangat menyesalkan pembangunan air minum  yang asal jadi ini. Kita minta pihak hukum  baik ia pihak kejaksaan dan Polres Madina agar segera mengusut pembangunan proyek air minum ini.  Bangunan ini tidak bermampaat bagi warga, uang Negara sudah sia-sia,” katanya.

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...