Sempat Diblokir, Blog Milik Bahrun Naim Aktif Lagi

Tempo.CO2

MUSIK & INFORMASI PAGI – Blog pribadi milik Muhammad Bahrunnaim Anggih Tantomo alias Bahrun Naim, terduga otak pelaku teror Thamrin kembali aktifsetelah sempat diblokir pemerintah pascateror pada Kamis lalu. Blog pribadinya yang semula www.bahrunnaim.co muncul dengan nama baru, www.bahrunnaim.site pada Senin, 18 Januari 2016.

Sampai berita ini ditulis pada Selasa, 19 Januari 2016, blog tersebut masih aktif dengan menampilkan banyak konten. Isinya berbagai macam, mulai dari cara mencairkan suasana, strategi perang dalam kota, cara pembuatan detonator, menghindar dari kejaran intelijen, dan pentingnya berdakwah. Dia juga mengunggah cara penyamaran seorang sniper. Terbaru, pada Senin dia sempat mengeposkan artikel terkait dengan peristiwa teror Jakarta.

Dia menulis artikel berjudul “Nasehat untuk Penonton”. Dalam postingan tersebut, dia mentautkan dua gambar. Gambar atas tentang teror kelompok teror Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS/IS) di Paris dan gambar kedua, tepat di bawahnya, teror ISIS di Indonesia.

Namun, Bahrun Naim tidak mengklaim sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam teror Thamrin. Dia hanya menulis, teror tersebut adalah bentuk perlawanan terhadap polisi. Kata dia, teror tersebut menyasar polisi dan warga negara asing.

Selain mengunggah opininya, Bahrun Naim juga membuat akun Facebook baru, bernama Muhammad Bahrunnaim AT. Akun tersebut juga dibuat di hari yang sama. Bahrun menulis tiga status.

Status pertama, menampilkan foto profilnya mengenakan baju cokelat dan memakai kopiah warna putih. Foto tersebut diambil saat dia menjalani persidangan kasus terorisme yang menjeratnya pada 2010. Status kedua berisi tentang tautan unggahan dari laman blog barunya. Begitu pun dengan status yang ketiga kalinya.

Meski baru sehari aktif di dunia maya, Bahrun Naim mendapatkan banyak pengikut di Facebook. Di laman itu, tertulis 515 orang mengikutinya. Dia juga sempat menerima 18 permintaan pertemanan pada hari itu.

Nama Bahrun Naim mencuat saat kepolisian menyebutnya sebagai otak pelaku teror Thamrin. Dia diduga mendanai seluruh aktivitas teror tersebut. Polisi menemukan aliran dana dari Suriah ke Indonesia dalam jumlah yang cukup besar.

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...