Taman Raja Batu, Komplikasi Wisata Mandailing Natal

Panyabungan.StArtNews- Taman Raja Batu yang terletak di Areal Pertapakan Perkantoran Bupati Mandailing Natal akan menjadi Komplikasi Wisata Mandailing yang fenomenal. Didesain langsung tangan Bupati Mandailing Natal Drs. Dahlan Hasan Nasution, Taman Raja Batu saat ini menjadi perbincangan di kalangan Masyarakat dan pengusaha-pengusaha wisata Indonesia

Bupati Mandailing Natal Drs. Dahlan Hasan Nasution pada StArtNews mengatakan, Taman Raja Batu akan diciptakan menjadi ikon Kabupaten di bidang Parawisata, dimana setiap tempat punya manfaat sendiri.

Di taman Raja Batu yang berlokasi di Komplek Perkantoran Kantor Bupati Payaloting tersebut, selain  tempat edukasi pertanian, ada juga taman bermain dan berwisata, di lokasi juga akan dibangun tempat wisata yang memacu adrenalin jenis outbound seperti panjat tebing bagi pecinta alam, flying fox kemudian pemandian Water boom yang saat ini pihak investor sudah melakukan pengurusan berkas izinnya, disamping itu, ada juga dibangun gedung penghafalan alqur’an. Kesemuaan ini dalam tahap pembangunan.

Tidak hanya itu, Branda Madina yang berlantai Kaca dimana masyarakat yang bekunjung bisa nanti berfoto dengan background Taman Raja Batu seolah berada di atas awan saat ini sedang berlangsung pembangunannya.

Dahlan Hasan Nasution mengaku, lokasi Taman Raja Batu juga akan dijadikan tempat memperingati hari HUT Madina ke 18 pada bulan Maret depan.

Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing, juga ambil kesempatan sullap areal kosong Taman Raja Batu jadi areal percontohan Tanaman Palawija dan Holtikultura. Hasilnya, lokasi tersebut selain warga hendak berwisata di Taman Raja Batu, warga juga ramai mengunjungi lokasi percontohan itu.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal Ir. Taupik Ritonga, MM pada StArtNews mengaku, ide brilian tersebut berawal dari Bupati Mandailing Natal Drs. Dahlan Hasan Nasution saat awal membuka Taman Raja Batu.

Bupati langsung memerintahkan Dinas Pertanian Melakukan penanaman tanaman muda Palawija jenis Kol, Cabai, Kangkung dan jenis Holtikultura seperti Kopi Arabica.

Hasilnya pun diluar dugaan jelas Ir.Taupik Ritongan, selain warga yang hendak berwisata ke Taman Raja Batu, warga juga bisa menjadikan lokasi penanaman Palawija dan Holtikultura menjadi tempat Edukasi, karena dilokasi Dinas Pertanian selalu menyediakan sarjana-sarjana pertanian yang siap selalu ketika warga yang berkunjung hendak bertanya tanya tentang tanaman palawija dan holtikultura.

Taupik Ritonga mengaku, sejak dibukanya Areal Taman Raja Batu, banyak warga utamanya para pelaku pertanian berkunjung ke lokasi. Di lokasi sendiri, saat ini dilakukan penanaman kol, Cabai, sawi putih, kangkung dan tanaman muda lainnya. Bahkan hasilnya sangat memuaskan, telah beberapa kali dilakukan panen yang langsung di panen oleh Bupati Mandailing Natal.

Pantauan StArtNews, saat ini, Lokasi Taman Raja Batu setiap sorenya ramai dikunjungi warga meski lokasi tersebut belum rampung pengerjaanya. Kondisi ini membuktikan Taman Raja Batu Madina akan menjadi Ikon Wisata Mandailing Natal.

Dari tabel rencana, Taman Raja Batu Madina ini nantinya akan dibuka akses jalan menuju lokasi wisata religi dan adat istiadat yaag lokasinya tidak jauh dari lokasi.

Dari arah Taman Raja Batu, anda juga akan bisa nantinya menuju Tapian Siri Siri Syariah, dari Tapian Siri Siri Syariah, pengunjung yang hendak melihat wisata adat istiadat bisa langsung menuju Bagas Godang Mandailing Natal yang saat ini proses pembangunan sedang berjalan berlokasi di Pinggiran Jalan Lintas Sumatera Saba Purba.

Reporter : Hanapi Lubis

Editor : Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...