Tekan Angka Perceraian, KUA Panyabungan Gelar Bimbingan Perkawinan

Panyabungan, StArtNews- Untuk menekan angka perceraian di Kabupaten Mandailing Natal,setiap KUA wajib melaksanakan program bimbingan perkawinan bagi calon pengantin. KUA Panyabungan contohnya telah menggelar Bimbingan Perkawinan Bagi Calon Pengantin (Catin). Sebanyak 15 pasangan calon pengantin ikut serta dalam kegiatan tersebut.

Kepala KUA Panyabungan H. Sutan Hasibuan, S.Ag., MH  kepada StArtNews, Jumat (30/3) mengatakan, kegiatan bimbingan perkawinan merupakan salah satu program unggulan Kementerian Agama. Kegiatan ini sebagai upaya dari pemerintah untuk menekan angka perceraian. Selain itu tujuan bimbingan ini agar para calon pengantin mampu membangun keluarga yang memiliki pondasi yang kuat dan kokoh.

Ditambahkan  Sutan Hasibuan,  “Perkawinan dalam Islam merupakan ikatan lahir bathin antara seorang pria muslim dengan seorang wanita muslim sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia, sakinah, serta mendapatkan ridlo Allah SWT”.

Menurutnya, ada 4 (empat) pilar perkawinan agar keluarga yang dibangun awet dan utuh dan kokoh.

Pertama, jawwaz yaitu pasangan cinta kasih tulus, dengan menerima segala kelebihan dan kekeruangan dari pasangan masing-masing. Kedua mistaqon gholodzon yaitu akad yang kuat, artinya tidak seperti akad jual beli barang. Adanya niat yang kuat dan ikhlash dari pasangan tersebut dalam berumah tangga.

Ketiga muasyaroh bil ma’ruf yaitu suami dan isteri bergaul dengan baik, dengan berakhlakul karimah. Keempat yaitu musyawarah, yaitu segala sesuatu dalam keluarga dilakukan dengan musyawarah. Segala keputusan dan kebijakan yang diambil haruslah ditempuh melalui jalan musyawarah dan mufakat di antara suami istri.

Reporter : Lokot Husda

Editor : Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...