Ahmad Fauzan akan Perjuangkan Aspirasi Warga Madina di Rapat Paripurna DPRD Sumut

Anggota DPRD Sumatera Utara Ahmad Fauzan Daulay saat reses di Desa Manambin, Kecamatan Kotanopan, Madina. (FOTO: STARTNEWS/LOKOT HUSDA LUBIS).

Kotanopan, StartNews – Anggota DPRD Sumatera Utara Ahmad Fauzan Daulay menyerap aspirasi konstituennya di tiga tempat di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) selama tiga hari, 7-9 Juli 2021. Wakil rakyat dari Fraksi PAN ini menggelar reses di Desa Hutatonga Angin Barat Baru, Kecamatan Tambangan; Kelurahan Hutagodang, Kecamatan Ulu Pungkut;  dan Desa Manambin, Kecamatan Kotanopan.

Sebelumnya, Ahmad Fauzan Daulay juga menyerap aspirasi konstituennya di tiga lokasi di luar Madina, yakni dua tempat di Kabupaten Padang Lawas Utara dan satu lagi di Desa Pasorminan, Kecamatan Sipirok, Tapanuli Selatan.

Ahmad Fauzan Daulay menggelar reses tahap kedua ini di Dapil Sumut VII, masing-masing di Kabupaten Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, dan Padang Sidempuan.

Di Desa Manambin, Kecamatan Kotanopan, kedatangan Ahmad Fauzan Daulay dan rombongan disambut antusias oleh warga. Selain dihadiri ratusan orang, kedatangan Ahmad Fauzan Daulay yang juga menjabat ketua DPW PAN Sumut ini dimeriahkan dengan penampilan kesenian khas Mandailing, Gordang Sambilan.

Anggota DPRD Sumatera Utara Ahmad Fauzan Daulay memberikan bantuan untuk anak yatim dan orang jompo. (FOTO: STARTNEWS/LOKOT HUSDA LUBIS).

Dalam kesempatan itu, Ahmad Fauzan Daulay membagikan masker kepada warga dan memberikan bantuan untuk anak yatim dan orang jompo.  Selain berdialog dengan masyarakat, dia juga menyampaikan tujuan kedatangannya ke Desa Manambin untuk melaksanakan reses.

Dia mengatakan kedatangannya ke Desa Manambin untuk menyerap dan menjemput aspirasi  masyarakat secara langsung.  Hasil reses ini nantinya disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Sumut. Selanjutnya, aspirasi ini akan dikawal dan diperjuangkan sehingga dapat ditampung dalam APBD Sumut.

“Dari beberapa tempat reses yang sudah dilalui, persoalan yang paling banyak mencuat adalah masalah pertanian, perkebunan, dan sarana jalan. Pertanian, misalnya, masalah kelangkaan pupuk, irigasi yang rusak, dan masalah bibit. Sehingga, kita meminta kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara agar lebih memprioritaskan sektor pertanian dan perkebunan ini,” papar Ahmad Fauzan Daulay.

Dia juga berharap agar masyarakat proaktif mengawasi dan mengkritisi proses pembangunan yang dilaksanakan pemerintah, baik secara pribadi dan kelembangaan. Bentuk pengawasan dapat melalui media sosial, media online, dan media lainnya.

Ahmad Fauzan juga meminta pemerintah, terutama untuk Gubernur Sumatera Utara, agar mengalokasikan anggaran atau menampung keluhan masyarakat.

Pantauan startnews di lapangan, selain dihadiri tokoh adat dan tokoh masyarakat, reses tersebut juga dihadiri Kepala Desa Manambin Erwin Lubis. Dalam kesempatan itu, Erwin Lubis mengeluhkan rusaknya irigasi di wilayah ini yang luasnya mencapai 24 hektare. Akibatnya, kata dia, warga enggan menggarap lahannya.

Reporter: Lokot Husda Lubis

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...

Hak Cipta @Redaksi